Pemda Kayong Utara Gelar Pertemuan Bersama Penerima Beasiswa Untan

Pemda Kayong Utara Gelar Pertemuan Bersama Penerima Beasiswa Untan

BERBAGI
Foto : Pertemuan Pemda KKU dengan mahasiswa penerima beasiswa sepuluh sarjana per desa Untan/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara menggelar pertemuan dengan mahasiswa penerima beasiswa sepuluh sarjana per desa, berlangsung di lantai tiga Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura (Untan), pada Kamis (28/9) pagi.

Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan Untan, Prof Dr H Kamarullah SH MHum, membuka langsung acara pertemuan ini. Pada sambutannya, Kamarullah mengatakan, tugas dan tanggungjawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam memenuhi kewajiban konstitusi, setiap warga negara punya hak untuk mendapatkan pendidikan.

“Untuk merealisasikan ketentuan tersebut, banyak program-program beasiswa yang sudah dilakukan pemerintah,” katanya.

Dirinya mengatakan, Untan memiliki suatu program kebijakan pemerintah dalam hal ini Kemenristekdikti yang disebut beasiswa Bidik Misi.

“Salah satu beasiswa dalam rangka memberikan kesempatan serta kemudahan bagi mahasiswa yang punya kompetensi, tapi tidak memiliki kemampuan dari segi ekonomi untuk dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” ucapnya.

Dikatakannya, pemerintah telah mengupayakan agar sumber daya manusia dapat mengenyam pendidikan.

“Saudara menjadi salah satu yang sangat berbahagia, menjadi bagian mahasiswa Kabupaten Kayong Utara yang mendapatkan kesempatan beasiswa dan mengeyam pendidikan perguruan tinggi, dengan program pemerintah daerah Kabupaten Kayong Utara, yakni beasiswa sepuluh sarjana per desa,” katanya.

Prof Kamarullah mengatakan, program beasiswa tersebut harus disambut dengan baik oleh mahasiswa Kabupaten Kayong Utara yang mendapatkan kesempatan tersebut.

Kemudian, selain mendapatkan hak, para mahasiswa penerima beasiswa tersebut harus memenuhi kewajibannya.

“Kompetensi saat mengikuti perkuliahan minimal harus mendapatkan IPK 3,” katanya.

Ketika syarat-syarat kumulatif tersebut tidak dipenuhi, maka beasiswa tersebut akan dicabut.

Dirinya sangat mengapresiasi pertemuan ini yang menjadi wadah koordinasi dan komunikasi Pemda Kayong Utara dan mahasiswa penerima beasiswa.

“Harapannya para mahasiswa penerima beasiswa dapat cepat dan tepat waktu selesai kuliah dari Untan,” pungkasnya.

(Sukardi/Muh)

Foto : Pertemuan Pemda KKU dengan mahasiswa penerima beasiswa sepuluh sarjana per desa Untan/Sukardi

TIDAK ADA KOMENTAR