Oxford University Copot Lukisan Aung San Suu Kyi

Oxford University Copot Lukisan Aung San Suu Kyi

BERBAGI
Foto: Lukisan potret diri Aung San Suu Kyi karya Chen Yanning. [Photograph: Chen Yanning/St Hugh's college, Oxford University]

Thetanjungpuratimes.com – Sekolah Tinggi St Hugh di Oxford University mencopot lukisan diri Aung San Suu Kyi, yang terpajang di gerbang utama kampusnya.

Pencopotan tersebut, seperti dilansir The Guardian, Sabtu (30/9), sebagai bentuk protes atas sikap diam Suu Kyi ketika ribuan komunitas Rohingya dipersekusi oleh militer Myanmar.

Foto Suu Kyi muda ketika kuliah di sekolah tersebut, diganti dengan lukisan baru sumbangan seniman Jepang, Yoshihiro Takada, sejak Kamis (28/9).

“Sekolah St Hugh menerima hadiah lukisan baru awal bulan September dan akan dipamerkan di gerbang utama. Sementara lukisan Aung San Suu Kyi sudah dicopot dan disimpan,” demikian pernyataan resmi rektorat sekolah tersebut.

Sementara buletin mahasiswa St Hugh, The Swan, menuliskan artikel bahwa lukisan Suu Kyi itu dicopot atas dasar keputusan rapat antara rektorat, perwakilan mahasiswa, dan diikuti Rektor Dame Elish Angiolini.

Namun, aksi penurunan lukisan Suu Kyi tersebut dikritik oleh kelompok pemantau HAM Burma (Myanmar) di Inggris. Menurut mereka, aksi semacam itu adalah tindakan pengecut Sekolah St Hugh Oxford University.

“Ini adalah aksi pengecut dari St Hugh. Kalau mereka menurunkan lukisan Suu Kyi itu sebagai bentuk protes atas pembantaian Rohingya, seharusnya mereka mengirimkan surat kepada mantan anak didiknya itu,” kata Mark Farmaner, direktur kelompok pemantau HAM Burma tersebut.

Lukisan Suu Kyi dibuat oleh seniman Chen Yanning pada tahun 1997. Lukisan itu lantas dimiliki oleh suami Suu Kyi yang juga akademisi Oxford, Michael ARis.

Setelah Aris meninggal tahun 1999, lukisan itu diberikan dan dipajang oleh Sekolah Tinggi St Hugh.

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR