Pemkot Tambah Taman Arboretum Dampingi Taman Edukasi Untan

Pemkot Tambah Taman Arboretum Dampingi Taman Edukasi Untan

BERBAGI
Foto: Rencana visual taman yang akan dibangun di kawasan Untan/Dinas PUPR Kota Pontianak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Setelah Taman Digulis, dan Taman Edukasi (Student Park) yang keduanya berada di kawasan Universitas Tanjungpura (Untan). Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melanjutkan pembangunan satu lagi Taman Arboretum yang juga masih berada di kawasan Untan.

Letaknya di taman depan Pos Polisi Bundaran Untan, bersebelahan dengan lokasi Taman Edukasi yang terletak diantara Untan dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep). Kedua taman tersebut ditargetkan selesai pembangunannya tahun ini juga.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, kalau pun terlambat pembangunannya, hanya tersisa sedikit bagian yang harus dikerjakan tahun depan. Sebelumnya telah dijelaskan dalam rapat koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak bersama Untan berkaitan pembangunan Taman Edukasi ini yang rencananya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat bermain catur, skatepark atau tempat bermain skateboard, lapangan basket, dan taman bunga.

Namun Midji menambahkan jika ia akan menyertakan fasilitas lain berupa informasi mengenai sejarah pahlawan daerah.

“Tahun ini saya yakin sudah bisa selesai 90 persen. Jadi tahun depan sedikit saja pengerjaan yang kecil-kecil,” ujarnya disela-sela peninjauan pembangunan taman tersebut, Kamis (5/10).

Dari Taman Arboretum Untan, lanjutnya, akan dibangun jembatan untuk akses ke taman di samping Polnep. Para pengunjung yang ingin melintas atau pun sekadar menikmati pemandangan dari atas jembatan, dapat melewatinya.

Pembangunan taman-taman ini sebut Midji adalah sebagai upaya mempercantik dan mempermanis kawasan itu sehingga indah dipandang mata. Masyarakat pun merasa nyaman dan menikmati bila berada di taman tersebut.

“Saya maunya ruang-ruang publik itu dibuat dengan kenyamanan. Nanti juga ditambah dengan wahana permainan anak-anak. Untuk balita itu masih kurang. Kami mau lihat space nya di mana, supaya mereka aman dan nyaman,” ujarnya.

Pembangunan kedua taman itu total menelan dana sebesar Rp6,1 miliar. Dengan rincian masing-masing Rp4,3 Miliar untuk taman samping Polnep dan Rp1,8 Miliar untuk taman depan Pos Polisi.

Sutarmidji mengungkapkan jika dibandingkan dengan biaya pembuatan, biaya perawatan jauh lebih mahal. Namun demikian, taman memang jadi hal penting demi kenyaman dan kebahagiaan warga kota.

“Jika ada lahan tersedia, Pemkot akan membangun lebih banyak taman lagi,” sebutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, Ismail menambahkan nantinya akan ada relief atau informasi tentang Digulis dan pahlawan. Namun demikian diperkirakan pengerjaan jembatan baru akan mencapai seperempat bagian karena masalah anggaran.

“Sampai sekarang progres baru sekitar 5-6 persen. Dengan material mungkin 10 persen lebih. Saya yakin selesai akhir tahun karena pekerja dibagi beberapa shift, sekitar empat shift. Semoga dalam waktu 2,5 bulan ini selesai,” jelasnya.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR