Tari Pinggan Ditetapkan Sebagai Budaya Tak Benda

Tari Pinggan Ditetapkan Sebagai Budaya Tak Benda

BERBAGI
Foto: Ilustrasi tari pinggan/Ant

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Sembilan budaya di Kalbar ditetapkan sebagai budaya tak benda tahun 2017 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rupublik Indonesia. Satu diantara sembilan budaya tak benda yang telah ditetapkan itu adalah tari pinggan yang berasal dari Kabupaten Sekadau.

Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sekadau, Agustinus Agus menuturkan, pihaknya awalnya berkoordinasi dengab provinsi. Tari pinggan itu, kata dia, sangat unik dan hanya ada di Sekadau.

“Kami memberikan informasi agar budaya di Sekadau diangkat. Pada akhirnya tari pinggan itu yang ditetapkan jadi budaya tak benda,” ujar Agus yang didampingi Kabid Kebudayaan, Isbianto.

Tari pinggan Sekadau, kata dia, lolos verifikasi pusat, sehingga menjadi tanggungjawab provinsi Kalbar dalam mengeksplor budaya.

“Ibaratnya kuratornya provinsi. Kami berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” ucapnya, Kamis (5/10)

Telah ditetapkannya tari pinggan sebagai budaya tak benda itu tentu harus ditindaklanjuti, salah satunya menjadi mata pelajaran muatan lokal (Mulok) di sekolah-sekolah. Untuk hal itu, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sekadau masih menunggu hasilnya dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu secara yuridis dair pusat. Nanti akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan agar tari pinggan dimasukan dalam mata pelajaran muatan lokal ke sekolah-sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar,” pungkasnya.

(Yahya/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR