Pemkot Gelar Festival Saprahan Antar Kelurahan Se-Kota Pontianak

Pemkot Gelar Festival Saprahan Antar Kelurahan Se-Kota Pontianak

BERBAGI
Foto : Peserta saat mempresentasikan langkah penyajian Saprahan/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kota Pontianak melalui tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menggelar Festival Saprahan antar Kelurahan Se-Kota Pontianak bertempat di gedung Pontianak Convention Center (PCC), pada Rabu (11/10).

Selain Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, beberapa tokoh publik lainnya juga turut menghadiri Festival tersebut diantaranya Sultan Pontianak, Syarif Mahmud Melvin Alkadrie, dan Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Firdaus Zar’in. Selain itu, panitia juga turut mengundang Konsulat asal Malaysia.

Ketua Panitia Saprahan, Hidayati, mengatakan, semakin tahun peserta yang megikuti Festival Saprahan yang merupakan Kader PKK atau seluruh masyarakat yang berada di lingkungan masing-masing kelurahan dan tim penggerak PKK ini semakin bertambah. Bahkan ia berencana akan melibatkan organisasi-organisasi wanita pada penyelenggaraan yang sama di tahun depan.

“Tahun ini udah tahun keempat, untuk sekarang masih kepada Kader PKK. Karena tempatnya terbatas jadi kita minta satu kelurahan satu perwakilan aja dulu,” katanya.

Ia melanjutkan penilaian Saprahan ini ada dua tahap, yang pertama dilakukan pada pukul 07.00 pagi, para juri melakukan penilaian dari segi rasa, tekstur, serta keamanan bahan pangan makanan yang disajikan. Setelah itu, Juri juga akan melihat langkah-langkah penyajian dari para peserta.

“Dudoknya macam mane, cara dia menebarkan saprahan itu macam mane, nanti dua-dua nilai itu kita gabungkan, baru kita dapat siapa juaranya,” lanjutnya.

Para Juri ini, sebut Hayati berasal dari berbagai kalangan seperti pecinta kuliner, pemilik katering yang sudah mengetahui seluk beluk masakan, dan pengamat sosial dari Universitas Tanjungpura.

Saat ini para peserta secara bergiliran tengah mempresentasikan cara-cara penyajian Saprahan dihadapan dewan juri.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY