Motif Penembakan Anggota Brimob karena Stres Soal Utang

Motif Penembakan Anggota Brimob karena Stres Soal Utang

BERBAGI
Foto: Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Motif anggota Brimob Bripka BT menembak tiga rekannya hingga meninggal dunia karena masalah pribadi. Setelah menembak tiga orang, Bripka BT, Brigadir BW, Brigadir AS, pelaku menembak kepalanya sendiri hingga tewas.

“Saat ini untuk sementara motifnya pribadi, masalah stres karena utang,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di DPR, Jakarta, Kamis (12/10).

Tito mengatakan sebenarnya peminjaman dan penggunaan senjata api oleh anggota Polri sudah diatur secara ketat.

“Ada beberapa Perkap (Peraturan Kapolri) yang sudah mengatur senjata api, penembakan harus ada pertanggungjawaban, laporan, tata cara peminjaman yang harus melalui tes psikologi, dan lain-lain,” katanya.

Tito menegaskan jika dalam investigasi ditemukan pelanggaran aturan, pimpinan kesatuan akan diberikan saksi.

“Kalau ada pelanggaran tata cara peminjaman senjata api, penggunaan, termasuk pembinaan pengawasan oleh pimpinan satuan yang bersangkutan, maka kita juga miliki aturan tentang sanksi yang cukup keras di lingkungan Polri,” kata dia.

Bripka BT menembak tiga rekannya pada Selasa (10/10), pukul 18.30 WIB di tempat pengeboran sumur minyak PT. Sarana Gas Trembul (SGT) 01, Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Mereka berada di sana atas penugasan pengamanan proyek vital nasional, PT. SGT 01.

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY