Sertifikat PTSL akan Diserahkan di Depan Presiden

Sertifikat PTSL akan Diserahkan di Depan Presiden

BERBAGI
Foto: Honorius Sawing, Kasi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kapuas Hulu/Yohanes
Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah menginstruksi Badan Pertanahan Nasional memperbanyak pemberian sertifikat tanah secara gratis kepada masyarakat, melalui program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

Kapuas Hulu sendiri mendapat target 3500 persil untuk tahun 2017, akan tetapi dari total tersebut baru 846 persil yang terselesaikan. Penyerahan sertifikat PTSL yang sudah selesai ini akan diberikan kepada masyarakat Kapuas Hulu secara simbolis di depan Presiden, pada momen kunjungan Presiden yang direncanakan pada Oktober ini di kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Honorius Sawing, Kasi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kapuas Hulu mengatakan, total PTSL di Kapuas Hulu sudah dipetakan di tiga kecamatan yaitu 1000 persil di Bika, 1000 persil di Empanang kemudian di Badau 1500 persil.

“Jatah sertifikat di Bika sudah hampir selesai, sekarang sudah 846 lebih sisa 154 masih kami kebut sekarang penyelesainnya. Kalau di Badau dan Empanang kami masih pengukuran,” tutur Sawing saat ditemui dikantornya, Kamis (12/10).

Sawing mengatakan target 3500 persil tersebut belum terkejar karena luas wilayah serta petugas ukur yang kurang. Petugas ukur di BPN Kapuas Hulu hanya ada dua orang.

“Mereka ini kerja ekstra dibantu beberapa orang tenaga kontrak,” tuturnya.

Untuk menyelesaikan sisa persil yang ditargetkan pemerintah pusat, kata Sawing, pihaknya mungkin butuh 2 tahun.

“Mungkin bisa lebih cepat dari 2 tahun, kalau tidak terkendala alam seperti banjir dan kegiatan sosial masyarakat yang membuat kepengurusan tanah itu tertunda,” paparnya.

Menurutnya, pembuatan sertifikat tanah PTSL memang gratis untuk masyarakat perbatasan seperti Kapuas Hulu. Dalam penentuan pemberian program tersebut, kata Sawing, BPN Kapuas Hulu sudah terlebih dahulu menjajakinya bersama Bagian Pertanahan Setda Kapuas Hulu, pihak Pemerintah Kecamatan dan Desa terkait.

“Dari PTSL ini dalam satu keluarga bisa empat bidang tanah disertifitkatkan, sebab satu sertifikat satu nama,” ujarnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR