Sedot Tinja Ilegal Ancam Sebar Bakteri Ekoli

Sedot Tinja Ilegal Ancam Sebar Bakteri Ekoli

BERBAGI
Foto : Sri Sujiarti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Sri Sujiarti, mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan jasa sedot tinja yang biasa menempelkan iklannya di pohon-pohon. Selain ilegal, para penjual jasa tersebut juga tidak membuang limbah toilet di tempat yang sudah diatur oleh Pemerintah Kota Pontianak.

Menurutnya, hal ini akan beresiko besar bagi penyebaran bakteri ekoli secara masif ke daerah-daerah yang ada di Kota Pontianak.

“Mereka (sedot toilet ilegal, red) tidak membuang ditempatnya. Ini kan bahayanya bisa saja bakteri ekoli tersebar dimana-mana. Pernah juga kami mendengar ada yang membuang di ampera,” kata Sri pada Jumat (13/10).

Ia menuturkan, pihaknya sudah pernah mencoba melacak para penyedia jasa tersebut dengan menghubungi kontak yang tertera di Iklan, namun tidak berhasil tersambung. Upaya lain juga dilakukan dengan melacak plat mobil yang digunakan oleh para pelaku tersebut mengoperasikan jasanya, tapi kembali pihaknya menemui jalan buntu.

Karena itu, selain mengimbau masyarakat untuk tidak memakai jasa sedot toilet ilegal tersebut, ia juga meminta bagi masyarakat yang mengetahui operasi atau pun lokasi para pelaku untuk melaporkannya ke Dinas Lingkungan Hidup.

Sri juga memastikan bahwa memang para penyedot tersebut tidak terdata di DLH. Padahal, perizinan seputar operasional yang mereka lakukan kepada DLH hanya diperlukan untuk kepentingan pembinaan.

“Jadi memang seharusnya terdata di DLH. Karena setelah di data kita akan melakukan pembinaan bagaimana seharusnya dia memperlakukan limbah itu,” pungkasnya.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR