Jelang Pilkada 2018, PMII Kota Pontianak Gelar Dialog Jaga Nilai-Nilai Toleransi

Jelang Pilkada 2018, PMII Kota Pontianak Gelar Dialog Jaga Nilai-Nilai Toleransi

BERBAGI
Foto : Dialog Publik Persatuan Kebhinekaan Suku dan Adat Kalimantan terhadap Kesatuan Republik Indonesia/PMII Kota Pontianak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pontianak menggelar Dialog Publik terkait pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi.

“Kita tahu bahwa Suku dan Adat yang ada di Kalbar sangat beragam maka dari itu dari fenomena adat dan suku wajib hukumnya mencintai apa yang telah ditetapkan oleh kehendak tuhan meskipun beragam suku serta budaya namun tetap satu,” kata Ketua Cabang PMII Kota Pontianak, Mussolli, Jumat (20/10).

Musolli mengatakan, momen Pilkada tidak terlepas dari isu SARA, maka dari itu diharapkan PMII harus menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI dengan menangkal isu SARA untuk sama-sama menyatukan perbedaan suku yang ada di Kalimantan Barat.

“Di Kalbar, meskipun tingkat keragaman masyarakatnya cukup tinggi, namun toleransi kehidupan masyarakat yang berbeda agama maupun suku bangsa cukup terpelihara dengan baik, untuk itu sangat disayangkan sekali apabila keberagaman tersebut dirusak oleh kelompok-kelompok yang melakukan Black Campaign melalui isu SARA,” ucapnya.

Ketua Panitia, Ismun Ali, mengatakan, dialog yang berlangsung di Aula Magister Fisip Untan itu bertujuan agar menjelang pesta demokrasi masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang mengatasnamakan agama, etnis maupun golongan tertentu.

“Kesimpulan yang dapat diambil dari ketiga pemateri dialog publik tersebut adalah sama-sama menyuarakan dan mengajak seluruh elemen pemuda terutama mahasiswa untuk ikut terlibat aktif dalam menangkal isu sara menjelang momentum pilkada di Kalimantan Barat,” ucapnya.

Hadir dalam dialog tersebut PWNU Kalbar, GMNI, PMKRI,GMKI, HMI, HIKMABUDHI dan KAMMI, dengan pemateri Prof Dr Garuda Wiko, Ismail Ruslan, dan Erry Iriansyah Ketua KNPI Kalbar.

(R/Sukardi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR