Sakit, Suprijadi Bawa Anak Pakai Gerobak dari Madiun ke Surabaya

Sakit, Suprijadi Bawa Anak Pakai Gerobak dari Madiun ke Surabaya

BERBAGI
Foto : Suprijadi (52) warga Madiun mendorong gerobok berisi anaknya yang lumpuh, Yanuar (14) dari Madiun ke Surabaya untuk berobat di RSUD dr Soetomo/Facebook-BPB Linmas Surabaya-suara.com

Surabaya, thetanjungpuratimes.com – Setiap orang tua yang baik, bakal melakukan apa pun demi si buah hati, sekali pun hal yang terbilang di luar kebiasaan.

Itulah yang dilakukan Suprijadi, seorang ayah berusia 52 tahun, warga Saradan, Madiun, Jawa Timur. Suprijadi, mendorong gerobok untuk mengangkut putranya berusia 14 tahun, Yanuar, yang menderita lumpuh dari Madiun ke Surabaya.

“Saya membawa Yanuar untuk berobat di Rumah Sakit Umum Daerah dr Sutomo. Dari Madiun, saya bawa Yanuar memakai gerobak. Saya tak mau merepotkan orang lain,” tutur Suprijadi seperti dilansir akun resmi Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Surabaya, Jumat (20/10/2017).

Kisah ini kali pertama diketahui setelah akun Facebook bernama @bintang CBT Sidoarjo menyebarkannya kepada warganet.

Akun itu menuliskan, Suprijadi membawa Yanuar memakai gerobak dari Madiun pada Selasa (17/10) pagi.

Suprijadi tak pernah berhenti di jalan, sehingga mereka sampai di Kota Surabaya pada Rabu (18/10).

Setelah kisah itu viral, BPB Linmas Surabaya langsung bergerak mencari Suprijadi dan Yanuar untuk diberikan pertolongan.

“Petugas dari BPB LINMAS, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, dan DP5A mendampingi Bapak Suprijadi beseta anaknya. Kami antarkan mereka ke rumah saudaranya, di Jalan Nanas RT10/RW3 Geluran Sepanjang,” kata Kepala Satpol PP Kota sekaligus Plt BPB Linmas Surabaya Irfan Widianto.

Ia mengatakan, Yanuar harus beristirahat terlebih dulu sehingga baru bisa ke RSUD dr Soetomo untuk diperiksa pada Kamis (19/10).

Berdasarkan keterangan sang ayah, kata Irfan, Yanuar diharuskan rutin berobat setiap sekali dalam dua pekan di RSUD dr Soetomo.

“Selama berobat, kami menyediakan ambulans dari Diskes Surabaya untuk mereka,” tandasnya.

(suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR