Peringati Hari Santri Nasional, Ratusan Santri LPI Raudhatul Ulum I Meranti Gelar...

Peringati Hari Santri Nasional, Ratusan Santri LPI Raudhatul Ulum I Meranti Gelar PPM IX

BERBAGI
Foto: Suasana Bumi perkemahan di Pantai Samudra Indah, Bengkayang, Kalbar/Istimewa

Bengkayang, thetanjungpuratimes.com – Dalam rangka mengisi dan menyemarakkan Hari Santri Nasional, Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Raudhatul Ulum I Meranti mengadakan Perkemahan Pramuka Madrasah (PPM) IX di Bumi Perkemahan
Pantai Samudra Indah, kabupaten Bengkayang yang dilaksanakan sejak tanggal 22 hingga 27 Oktober 2017 dengan jumlah peserta 128 santri putra, dan 128 santri putri, serta 22 panitia dan 4 pembina pendamping.

Perkemahan Pramuka Madrasah (PPM) merupakan agenda tahunan LPI Raudhatul Ulum Meranti yang diikuti oleh santri Madrasah Tsanawiyah Raudhatul Ulum I Meranti dan santri Madrasah Aliyah Raudhatul Ulum Meranti yang telah
diadakan sejak tahun 2008 silam.

Kegiatan PPM tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Santri
Nasional sebagai bentuk representasi nyata dari tema hari santri tahun ini, yakni “Santri Mandiri, NKRI Hebat”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan hard skill dan soft skill santri di LPI Raudhatul Ulum Meranti dalam ruang lingkup sosial masyarakat.

Kak Badruttamam Rosdi, selaku Mabigus Gerakan Pramuka di Pangkalan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Meranti berharap dengan kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah ke-IX ini santri dapat menumbuhkan keberanian, melatih kemandirian, dsiplin, sekaligu melatih anak agar bisa beradaptasi
pada lingkungan baru.

Selain itu, kegiatan tersebut dapat mengajarkan anak menghadapi tantangan, menyelesaikan masalah, menumbuhkan semangat gotong-royong, musyawarah, melatih mengendalikan emosi dan ego yang berlebihan.

Selain itu hadir pula Kak MARBAWI selaku ketua GNKRI dan Wakil Ketua Kwarnas Pramuka yang mengatakan bahwa Santri adalah salah satu sokoguru bangsa Indonesia.

“Jika ia kuat dan mandiri, maka kuatlah bangsa kita,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PP Raudhatul Ulum Meranti ini wajib diapresiasi positif oleh siapa saja terutama Pemerintah. Jika pesantren semakin menjadi tapak sentral kebangsaan sekaligus keumatan, maka NKRI tak akan mudah roboh. Santri dan pesantren adalah tempat bersemainya kader pemimpin bangsa yang tangguh.

Selanjutnya peserta PPM diharapkan terus belajar dengan mendalami Dasadharma Pramuka, dan mendalami ilmu kepramukaan agar dapat bersaing di kancah Internasional.

Penulis: Abdus Syakur Alumni LPIRUM Meranti

(R/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR