Pemkab Sekadau Lakukan Pendekatan Persuasif kepada PKL

Pemkab Sekadau Lakukan Pendekatan Persuasif kepada PKL

BERBAGI
Foto: Tim gabungan saat melakukan pendekatan kepada PKL/Yahya

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Pemkab Sekadau melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan disepanjang Jalan Kapuas, Pasar Sekadau dan Pasar Baru, Kota Sekadau, Rabu (1/11). Pendekatan persuasif yang dilakukan tim gabungan itu dilakukan dengan harapan para pedagang dapat menempati tempat yang telah disediakan Pemkab Sekadau.

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan bersama sejumlah personel TNI dan Polri memberikan pemahaman kepada para pedagang. Terlebih, keberadaan pedagang yang berjualan dipinggir jalan kerap mengundang kemacetan lalu lintas.

Kepala Satpol Pamong Praja Kabupaten Sekadau, Yapet Simon mengatakan, pihaknya mensosialisasikan penertiban pasar kepada para pedagang. Hal ini dilakukan agar PKL menempati pasar yang sudah disediakan Pemkab Sekadau.

“Sosialisasi penataan dan penertiban pasar dilakukan hingga 8 November mendatang. Ini dilakukan kepada PKL di Jalan Pasar Kapuas hingga Pasar Baru,” ujarnya.

Pihaknya, kata dia, mengimbau para pedagang ketempat yang sudah disiapkan, karena selama ini keberadaan para pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan menimbulkan kemacetan.

Hal senada juga diungkapkan, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Seakdau, Sarno. Ia mengatakan, kegiatan tersebut masih dalam tahap sosialisasi penataan kepada PKL.

“Agar pedagang menempati pasar yang sudah disediakan Pemkab. Biar tidak semrawut, sehingga tertib dan PKL menempati tempat yang lebih layak,” kata dia.

Keberadaan pedagang yang berjualan dipinggir jalan kerap mengundang kemacetan. Kondisi tersebut tentu akan menganggu arus lalu lintas sepanjang Jalan Kapuas, Pasar Sekadau. Untuk itu, perlunya kesadaran serta partisipasi para pedagang.

“Pemkab sudah menyediakan tempatnya dan para pedagang bisa menempatinya,” pungkasnya.

(Yahya/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR