Setoran Pajak Alat Berat Hanya dari Perusahaan Sawit

Setoran Pajak Alat Berat Hanya dari Perusahaan Sawit

BERBAGI
Foto: Uvang, Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Kapuas Hulu/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjugpuratimes.com – Pembayaran pajak alat berat di Kapuas Hulu belum terlalu aktif, pasalnya pajak tersebut hanya disetorkan oleh perusahaan kelapa sawit saja. Sementara perusahaan pribadi atau perseorangan tidak ada yang membayar pajak tersebut.

Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Uvang mengatakan, hingga saat ini yang aktif menyetor pajak alat berat di Kapuas Hulu baru dari pihak perusahaan kelapa sawit. Seluruh perkebunan aktif membayarnya.

“Ada yang setor pajak alat berat, tapi hanya pihak perkebunan saja, sementara perusahaan pribadi tidak ada yang menyetorkannya,” ucap Uvang, Minggu (5/11).

Menurut Uvang, pajak yang satu ini sangat susah menagihnya. Meski sudah mendapatkan data-data terkait alat berat tersebut, tapi pihak perusahaan khususnya yang pribadi masih enggan membayar pajak.

“Kami sudah berapa kali pihak perusahaan pribadi itu, tapi mereka tidak membayar dan kami tidak bisa memaksa juga,” ujarnya.

Terkait pajak alat berat, kata Uvang besaran pajaknya adalah 0,2 persen dari nilai jual kendaraan alat beratnya. Memang dalam hal pajak alat berat dan jenis pajak lainnya tidak ada sangsi berat paling hanya denda. Sebab itu ada beberapa pihak yang tidak mau membayarnya.

“Padahal dengan membayar pajak tersebut, pemerintah dapat melakukan pembangunan,” ujar Uvang.

Terkait pajak alat berat kedepannya, kata Uvang, kemungkinan ada aturan baru. Sebab Undang-undang yang mengatur tentang hal itu sudah dilakukan review di Mahkamah Konstitusi RI.

“Jadi kedepannya kita tunggu aturan terbaru terkait hal tersebut (pajak alat berat),” tutup Uvang.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR