Lima Hari Operasi Zebra, Polres Singkawang Jaring 462 Pelanggar

Lima Hari Operasi Zebra, Polres Singkawang Jaring 462 Pelanggar

BERBAGI
Foto: Kegiatan Ops Zebra Kapuas 2017 di Singkawang/Mizar

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Singkawang sudah menindak 462 pekanggar yang terjaring selama lima hari Ops Zebra Kapuas tahun 2017. Data ini merupakan data E tilang hasil Dakgar di wilayah kota Singkawang.

Kapolres Singkawang AKBP Yuri Nurhidayat menjelaskan jika dibanding Ops Zebra Kapuas tahun 2016 selama 5 hari sebanyak 231 pelanggar naik 52 persen dengan target ops yaitu Pelanggar yang Tidak memakai helm standar (baik pengemudi maupun penumpang) serta persyaratan kelengkapan teknis (kaca spion, knalpot racing).

“Untuk kejadian Laka lantas yang terinput dalam data gangguan Kamtibmas sampai dengan 5 hari ops zebra kapuas tahun 2017 ini masih nihil. Kita harapkan tidak terjadi laka yang terinput didata GK untuk itu dari Subsatgas Preventif terus meningkatkan kegiatannya guna mencegah terjadinya laka lantas, ataupun pelanggaran yang bisa mengakibatkan fatalitas laka lantas,” kata Kapolres, Senin (6/11).

Perlu diketahui dalam Ops Zebra Kapuas tahun 2017 ini, sambungnya untuk memudahkan pelanggar yang telah dilakukan penindakan dengan menggunakan blangko E-tilang Sat lantas Polres Singkawang bekerjasama dengan BRI menyiapkan petugas operator EDC BRI, sehingga petugas Polantas di lapangan langsung melakukan input data ke system E tilang.

“Apabila masyarakat atau pelanggar yang saat terjaring razia tersebut sudah menerima sms dari BRIVA, maka bisa langsung melakukan pembayaran melalui petugas operator EDC BRI yang kita siapkan dilokasi razia saat itu juga, dan kegiatan ini hanya dilaksanakan selama Ops Zebra Kapuas 2017 saja untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang terjaring razia,” paparnya.

Dirinya berharap masyarakat Singkawang semakin paham dan mengerti, sehingga memiliki kesadaran dan patuh hukum dalam berlalu lintas yang nantinya mampu mewujudkan stop pelanggaran, stop kecelakaan, dan keselamatan sebagai kebutuhan dapat dirasakan masyarakat di wilayah Singkawang.

(Mizar/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR