SPORC Sita 3.400 Batang Kayu Ilegal

SPORC Sita 3.400 Batang Kayu Ilegal

BERBAGI
Foto : SPORC Brigade Bekantan Seksi Wilayah III Pontianak Balai Gakkum LHK Kalimantan saat Press Release/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 3.400 batang kayu ilegal disita oleh Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Bekantan Seksi Wilayah III Pontianak Balai Gakkum LHK Kalimantan didukung oleh Korwas Ditreskrimsus Polda Kalbar, setelah berhasil menggerebek sawmill pengolahan kayu Hamonis, di Jalan Lintas Sintang, Simpang 4 Kayu Lapis, Dusun Gonis Butun, RT 003 RW 001, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Rabu (1/11) pekan lalu.

“Operasi tangkap tangan ini dimulai ketika tim SPORC mendapat laporan masyarakat tentang adanya pengangkutan kayu dari Kabupaten Sintang yang akan dibawa ke sebuah Sawmill Harmonis,” kata Kepala SPORC Brigade Bekantan Seksi Wilayah III Pontianak Balai Gakkum LHK Kalimantan, David Muhammad, pada Senin (6/11).

Tim yang melakukan patroli di Simpang Kayu Lapis menemukan sebuah truk pengangkut kayu merk Mitsubish warna hitam sedang parkir di depan Sawmill Harmonis. Setelah dilakukan pemeriksaan, truk tersebut ternyata bermuatan kayu jenis Ulin atau Belian berdokumen dari Sintang dengan tujuan Sawmill Harmonis.

“Tim SPORC memeriksa Sawmill Harmonis, ditemukan kayu olahan, kurang lebih sebanyak 3.400 batang kayu jenis Bengkirai, Keladan dan Rimba Campuran tanpa disertai dokumen kayu SKSHHK yang sah,” ujarnya.

Pemilik sawmill, AP (44), langsung dibawa ke Mako SPORC di Pontianak untuk dilakukan pemeriksaan oleh PPNS Gakkum LHK.

AP diduga melanggar Pasal 83 ayat 1 huruf b dan atau Pasal 87 ayat 1 huruf b atau Pasal 87 ayat 1 huruf c, UU Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, plus denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar.

(Sukardi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR