Pontianak Belum Punya Dokter Spesialis Kateterisasi Jantung

Pontianak Belum Punya Dokter Spesialis Kateterisasi Jantung

BERBAGI
Foto : Sidiq Handanu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu, menuturkan, hingga kini Kota Pontianak belum memiliki dokter spesialis penanganan kateterisasi jantung. Namun ia menegaskan untuk dokter spesialis di bidang lain jumlahnya sudah memenuhi standar.

“Saat ini di Pontianak ada 153 dokter spesialis yang tersebar di 13 rumah sakit. Kalau ada penambahan spesialisasi yang belum optimal (dokternya) belum ada, yaitu untuk yang berhubungan dengan penyakit jantung, kateterisasi, kemudian pengobatan untuk kanker,” katanya pada Minggu (12/11).

Lebih lanjut Sidiq menjelaskan, untuk pelayanan kateterisasi jantung saat ini ada pada rumah sakit rujukan nasional. Sementara di Kalimantan Barat sendiri rumah sakit rujukan nasional hanya diwakili oleh RSUD Soedarso. Adapun untuk rumah sakit kota ia sebut memakai sistem rujukan berjenjang. Apabila tak tertangani di RS Kota maka baru akan bisa dirujuk di RS Soedarso.

Handanu menjelaskan, jumlah dokter spesialis yang dimiliki Kota Pontianak hingga kini masih mencukupi formasi yang ada. Berdasarkan aturan, satu dokter boleh diberikan tiga tempat praktik. Untuk di Pontianak sendiri, dirinya melihat jika setiap dokter spesialis yang bertugas, memang merangkap di beberapa rumah sakit.

“Jadi kalau berdasarkan tipe dan kelas rumah sakit, (jumlah dokter spesialis) sudah masuk standar. Kalau ada peningkatan rumah sakit, paling tinggi di RSUD Soedarso,” katanya.

Sejauh ini dokter-dokter spesialis yang ada disebutkannya kebanyakan adalah yang disekolahkan oleh Kementerian Kesehatan ataupun dari inisiatif pribadi mereka untuk menempuh pendidikan sendiri.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR