FT Untan Gelar Workshop Cegah Penyakit dan Penyembuhan Lewat Teknik Olah Pernafasan

FT Untan Gelar Workshop Cegah Penyakit dan Penyembuhan Lewat Teknik Olah Pernafasan

BERBAGI
Foto : Suasana latihan teknik olah pernafasan MoB di Fakultas Teknik Untan/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dalam hal menjaga kondisi kesehatan para Dosen dan karyawannya, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan) bekerjasama dengan Komunitas Miracle of Breath melakukan terapi parameter darah melalui teknik olah nafas di Aula Fakultas Teknik Untan, pada Rabu (15/11).

Dekan FT Untan, Dr rer nat Ir RM Rustamaji MT menceritakan, awalnya ia mengetahui ada beberapa Dosen FT yang terlibat dalam kegiatan ini di luar kampus. Beberapa dosen tersebut pun menjelaskan pada Rustamaji terkait apa saja yang berkaitan dengan kegiatan Miracle of Breath ini sehingga dirinya tertarik untuk menerapkannya untuk menjaga kesehatan Civitas Akademika FT Untan.

“Bagi mereka yang memiliki gejala-gejala penyakit yang degeneratif, mudah-mudahan bisa sembuh. Intinya bagaimana menuju sehat tanpa obat dan lain-lainnya kecuali dengan menggunakan apa yang diberikan Allah kepada kita yaitu olah pernafasan,” kata Rustamaji.

Dirinya melihat olah pernafasan ini bisa mengkondisikan metabolisme di dalam tubuh manusia sehingga ia bisa mengkondisikan tingkat ph darahnya. Dirinya berharap setelah ini, latihan teknik olah pernafasan tersebut dapat dilakukan secara rutin oleh Dosen dan Tenaga Kependidikan FT Untan sebanyak dua kali dalam seminggu. Ia sendiri telah bersedia memfasilitasi kegiatan rutin ini dengan mempersilahkan para peserta untuk menggunakan aula FT Untan sebagai tempat latihan.

Dalam melakukan tahap pengenalan mengenai metode penjagaan kesehatan serta penyembuhan melalui teknik olah nafas ini, FT Untan langsung mendatangkan Instruktur dari Jakarta, Agung Riyadi. Dirinya sudah melakukan ini selama berapa tahun dan menjadi instruktur bagi terapi ini bagi para karyawan dan pasien di Rumah Sakit TNI AL Cilandak.

Secara singkat, Agung menjelaskan jika metode ini merupakan salah satu cara untuk memasyarakatkan seni olah nafas tradisional namun tetap tak terlepas dari penjelasan yang modern. Selain mudah dilakukan dan tidak memerlukan alat-alat yang berat, metode ini juga dinilai dapat mendatangkan banyak manfaat.

Dalam teknisnya sendiri, komunitas MoB selalu melakukan pengukuran parameter darah pada para pesertanya sebelum dan setelah mengikuti latihan. Nantinya Agung akan mengevaluasinya bersama para peserta kenapa parameter darah mereka bisa naik atau pun turun.

“Semua parameter darah yang ada akan kita perbaiki dengan teknik olah nafas, sehingga harapannya adalah masyarakat bisa sehat tanpa obat, suplemen, tanpa herbal dan sejenisnya. Jadi dengan teknik olah nafas kita bisa memperbaiki seluruh kimiawi darah yang ada pada tubuh kita,” ungkap Agung.

Meskipun bertindak sebagai Founder dari MoB, namun dirinya menolak jika apa yang ia lakukan ini merupakan temuan. Hal ini lebih pada pengembangan dari metode tradisional terdahulu yang ia dan komunitasnya coba kenalkan pada masyarakat luas melalui Seminar dan Workshop, salah satunya telah dilakukan di FT Untan.

“Kita hanya berusaha mengemas secara rapi, lebih logis, lebih mudah diterima masyarakat, lebih gampang dilakukan dan nyaris tanpa efek samping,” pungkasnya.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR