Gabungan Instansi di Pontianak Sidak Kawasan Tanpa Rokok

Gabungan Instansi di Pontianak Sidak Kawasan Tanpa Rokok

BERBAGI
Foto: Penempelan tanda Kawasan Tanpa Rokok oleh petugas Kepolisian/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sebagai upaya penegakan hukum atas perda No 10 tahun 2010, Dinas Kesehatan Kota Pontianak bersama sejumlah institusi Polisi Pamong Praja, dibantu Aparat Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan lain yang lainnya, melakukan razia kesejumlah kawasan yang masuk kategori Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Kamis (16/11).

“Kegiatan ini adalah razia pemantauan pengawasan terhadap pelaksanaan perda tentang kawasan tanpa rokok, sebab selama tahun tahun 2017, sudah dilakukan sosialisasi dan monitoring dari puskesmas, dan hasilnya ada 7 kawasan yang penerapan ktr-nya masih kurang,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Saptiko.

Menurutnya, 7 (Tujuh) kawasan tersebut meliputi tempat umum, tempat pendidikan,tempat ibadah, tempat permainan anak, transportasi (angkutan umum), faskes, tempat kerja (perkantoran).

“Di kawasan tersebut masih ada yang tidak mengindahkan perda, akumulasinya sudah 87 persen dan kurang lebih 13 persen yang belum, yang 13 persen inilah yang kita tindak,” terangnya.

Dijelaskan teguran yang diberikan adalah bersifat tertulis, dimana bagi pelanggar diberikan teguran sebanyak 3x, dan apabila tidak diindahkan, maka pihaknya akan me-tipiring pemilik atau pengelola.

“Sebelumnya pihak puskesmas sudah melakukan sosialisasi ke lapangan, jadi tolak ukur pemberian teguran ini adalah apakah dilapangan ditemukan perokok, asbak, puntung rokok, bau asap hingga ada promosi atau penjualan rokok dikawasan itu,” jelasnya.

Kegiatan ini sendiri lanjutnya, akan dilakukan 3x hingga akhir 2017, dan tahun 2018 pihaknya akan siap tipiring pelanggar perda KTR.

“Sanksinya bisa berupa pencabutan izin hingga denda paling banyak Rp.10 Juta atau pidana kurungan paling lama 3 bulan,” pungkasnya.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR