Pemkot Pontianak Gelar Pembekalan Keprotokolan

Pemkot Pontianak Gelar Pembekalan Keprotokolan

BERBAGI
Foto: Suasana Pembekalan Keprotokolan 2017 di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Acara kepemerintahan tak lepas dari peran protokoler. Maka peningkatan kapasitas jadi hal penting untuk diperhatikan. Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Pontianak pun menggelar Pembekalan Keprotokolan 2017 dengan tema “Melalui Pembekalan Keprotokolan Kita Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Publik” di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (16/11).

Agenda ini diikuti semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Pontianak. Dalam sambutannya, Staf Ahli bidang Politik Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Multi Junto menyampaikan pembekalan keprotokolan ini diharap bisa memberikan pengetahuan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pontianak tentang aturan-aturan keprotokolan.

“Kegiatan apa pun pada dasarnya merupakan pelaksanaan dari hasil kerja tahapan-tahapan sebelumnya guna menunjang suksesnya suatu acara. Kita harap peserta memiliki pemahaman menjadi seorang protokoler yang profesional,” katanya.

Seorang protokoler memang memiliki peran penting dalam menyukseskan suatu acara. Mereka harus mampu mengelola dan mengatur tata tempat, tata penghormatan, tata upacara, memiliki kepribadian menarik dan meyakinkan dalam berbagai acara. Cara tutur, jalan, duduk, penampilan dan hubungan dengan pimpinan jadi hal yang tidak boleh lepas.

“Melatih bagaimana untuk lebih percaya diri, mampu membaca situasi, mengetahui seluk-beluk sebuah gedung, atau tempat, berpenampilan menarik, bersahaja dan terus belajar,” imbuhnya.

Multi menambahkan, seorang pemimpin pasti akan nyaman jika dikelilingi orang yang mencintai pekerjaan. Pelayanan maksimal dan profesional bisa diberikan.

“Keprotokolan merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan tatanan kehidupan pemerintahan dan pemerintahan daerah, yang dalam paradigma baru saat ini, berprinsip pelayanan pada masyarakat,” tambahnya.

Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup ini menyatakan, memang pemahaman orang tentang protokoler berbeda-beda. Namun jika menilik pengertian awalnya, bidang satu ini erat kaitannya dengan tata krama. Bagaimana semua dilaksanakan sesuai aturan. Hingga acara kepemerintahan bisa sukses berjalan.

“Jadi saya berharap agenda ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan, agar bisa mempersiapkan diri apabila ditunjuk sebagai tuan rumah suatu acara, baik Kabupaten atau provinsi,” pungkasnya.

Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Suhra Wardi menambahkan, lokakarya kali ini dibagi dalam dua sesi materi. Dua narasumber yang dihadirkan di antaranya Kabag Protokol dan Perjalanan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Kalbar, Jimmi Imanuddin dan Kasi LEP LPP RRI Pontianak, Agustini.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR