Kawal Pilkada 2018, KPU Kalbar Gandeng Blogger

Kawal Pilkada 2018, KPU Kalbar Gandeng Blogger

BERBAGI
Foto: Suasana diskusi Pilkada antara KPU Kalbar bersama blogger/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat menggandeng para blogger untuk mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2018 mendatang.

Komisioner KPU Kalbar, Misrawi, mengatakan, tujuan KPU Kalbar menggandeng para blogger yakni dalam rangka memperluas mitra sosialisasi Pilkada serentak melalui media sosial. Hal itu dilakukan untuk mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula.

“Media sosial sangat melekat pada remaja. Sosialisai melalui medsos adalah cara yang tepat. Salah satu warganet yang berperan aktif untuk menyebarkan informasi di media sosial ialah para blogger,” katanya, Minggu (19/11).

Dalam pelaksanaannya nanti, informasi atau berita yang akan dipublikasikan oleh blogger adalah informasi resmi dari KPU Kalbar.

“Kami akan sediakan informasi KPU secara up to date. Dengan informasi yang seragam dan dipublikasikan secara serentak, diyakini informasi tersebut bisa sampai kepada masyarakat sesuai yang ditargetkan,” ucapnya.

Dirinya menuturkan, target kerjasama ini, adalah meningkatnya partisipasi masyarakat terhadap Pilkada nanti. Terlebih pada ranah pemilih pemula, pengenalan tentang Pilkada harus dilakukan dengan sosialisasi yang lebih masif.

Salah satu blogger, Dwi Wahyudi, menuturkan, sepakat dengan yang disampaikan pihak KPU Kalbar, bahwa rata-rata generasi pemilih adalah generasi muda yang mengikuti perkembangan teknologi, atau yang dikenal dengan generasi milenial yang sangat akrab dengan ponsel cerdasnya.

“Jadi pendekatannya kepada pemilih pemula, para generasi milenial melalui media sosial,” tuturnya.

Menurutnya, para blogger memiliki peran untuk menyaring isu negatif yang bermunculan di media sosial yang muncul pada euforia politik menjelang Pilkada.

“Kita melawan provokasi negatif di medsos melalui provokasi positif. Biasanya info yang mereka sebarkan tanpa dasar dan data. Jadi para Blogger membutuhkan kedekatan bersama KPU untuk menyaring informasi yang beredar,” pungkasnya.

(Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR