Konferensi Nasional Komunikasi 2017

Konferensi Nasional Komunikasi 2017

BERBAGI
Foto: Konferensi Nasional Komunikasi 2017/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Mercu Buana Yogyakarta bersama Universitas Tanjungpura menggelar Konferensi Nasional Komunikasi 2017. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Pontianak, Senin (4/12).

Ketua Panitia Konferensi Nasional Komunikasi 2017, Didik Hariyadi Santoso menuturkan, tujuan dari konferensi ini adalah ingin menciptakan iklim akademik yang produktif di bidang komunikasi, kemudian membawa keilmuan komunikasi agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Ada dua kajian, kajian teoritis akademis dan konseptual, kemudian yang mulai ditarik ialah ranah praktis, di mana langsung bersinggungan dengan masyarakat, turun langsung dari menara gading keilmuan, sehingga ilmu komunikasi ini tidak sebatas wacana, tetapi praktek dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” katanya, Senin (4/12) sore.

Selain itu, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan produktifitas karya Ilmiah dosen-dosen Ilmu Komunikasi di Indonesia.

Konferensi Nasional Komunikasi 2017 diikuti oleh 150 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri dari mahasiswa Ilmu Komunikasi, Dosen Komunikadi serta NGO, yang digerakkan untuk komunikasi ini bisa bersinggungan langsung dengan potensi daerah, sesuai dengan tema yang diusung yakni komunikasi untuk pengembangan potensi daerah.

Lelaki yang juga Direktur Pusat Studi Komunikasi dan Literasi (Puskomlit), di bawah naungan Universitas Mercu Buana Yogyakarta ini menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu dari program Puskomlit.

“Puskomlit memiliki banyak agenda, berupa konferensi nasional dan internasional, penelitian ilmiah, media monitoring, workshop di bidang komunikasi, pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Dosen Ilmu Komunikasi Untan, Aliyah Nur’Aini Hanum, mengatakan ini ada hasil realisasi kerjasama dari Universitas Tanjungpura dengan Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

“Kegiatan ini direalisasikan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Untan dan Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia Universitas Mercubuana,” kayanya.

Dirinya menuturkan, Prodi Ilmu Komunikasi Untan merupakan Prodi yang baru berdiri pada tahun 2013, sehingga konferensi ini menjadi momentum bagi Prodi Ilmu Komunikasi, selain memperkenalkan diri bahwa Prodi Ilmu Komunikasi ada di Bumi Khatulistiwa, juga sebagai momentum untuk mengembangkan jaringan dan kerjasama dengan seluruh universitas yang ada di Indonesia.

“Ilmu Komunikasi mempunyai peranan yang sangat besar, kami akan mengambil kesempatan itu untuk andil dalam memajukan semua yang ada di Kota Pontianak, dan ini adalah langkah mengenalkan Pontianak, Kalimantan Barat ke Seluruh Indonesia,” pungkasnya.

(Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY