Alumni Amerika Serikat Ikut Andil pada Pelatihan Calon Guru Daerah Marginal

Alumni Amerika Serikat Ikut Andil pada Pelatihan Calon Guru Daerah Marginal

BERBAGI
Foto : Suasana Pelatihan Calon Guru Daerah Marginal/R

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – UPT Bahasa Untan bekerja sama dengan penerima AIEF 2017 kembali menggelar Emerging Future Community Teacher (EFCT). Program Camp rintisan alumni Amerika di Indonesia yang berhasil memenangkan Alumni Fund dari Kedutaan Besar Amerika SerikatĀ  berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu, 2 dan 3 Desember di UPT Bahasa Untan. Pelatihan lanjutan ini diisi oleh para alumni Amerika Serikat jenjang S2 dan S3.

Pada pelatihan ini, kegiatan diawali dengan program yoga bersama. Peserta kemudian melakukan praktek mengajar atau micro teaching untuk keterampilan berbicara (speaking) dan mendengarkan (listening).

Selain itu, para peserta juga mendapat materi tentang teaching reading for young learners dari Ana Fergina, salah satu dosen di UPT Bahasa Untan yang belum lama ini mengikuti pelatihan dan seminar di Kansas State University, Amerika Serikat.

Sementara, sesi pengajaran writing for young learners disampaikan oleh Kristina Sutiah, alumni Hawaii University, Amerika Serikat.

Di hari kedua, para peserta melakukan permainan Scavenger Hunt yang dipandu oleh 3 alumni Amerika serikat lainnya untuk melatih team work yang solid sekaligus melatih keterampilan berpikir kritis. Kegiatan dilanjutkan dengan micro teaching bersama kelompok masing-masing.

Kepala UPT Bahasa Untan sekaligus inisiator project EFCT Camp, Stella Prancisca, mengatakan, pada pelatihan kali ini pihaknya juga mengundang Ketua NGO Aku Belajar, Mia Pratiwi, serta alumni University of Nebraska-Lincoln yang juga dosen di Universitas Tanjungpura, Dwi Riyanti.

“Tujuan kami mendatangkan Aku Belajar adalah agar para calon guru yang akan mengajar di daerah marginal ini semakin terasah jiwa sosial dan berbagi kepada sesama. Para lulusan Amerika Serikat juga turut andil dalam pelatihan ini agar meningkatkan skill para peserta. Keberhasilan EFCT camp hanya dapat diraih oleh mereka yang memiliki kemauan berkontribusi dan kemampuan Berbahasa Inggris yang sesuai kualifikasi,” tutup Stella.

(R/Muh)

Foto : Suasana Pelatihan Calon Guru Daerah Marginal/R

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY