17 Kades di Sambas Dilantik, Juliansyah Siap Jalankan Amanah

17 Kades di Sambas Dilantik, Juliansyah Siap Jalankan Amanah

BERBAGI
Foto: Juliansya, Kades Sendoyan yang baru dilantik/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 17 Kepala Desa di Sambas hasil Pilkades serentak dilantik secara resmi untuk periode enam tahun kedepan pada Selasa (19/12).

Satu diantara Kades yang dilantik adalah Juliansyah, Kepala desa Sendoyan ini mengatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Dijelaskan karena itu adalah sebuah amanah yang diberikan masyarakat, maka dirinya akan berupaya melaksanakan hal tersebut.

“Jelas ini adalah amanah kepada saya, jelas saya akan bagaimana menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Seadil-adilnya dan yang sejujur-jujurnya, jelas keterlibatan saya di masyarakat selaku kepala desa, tentu punya visi dan misi yang akan saya jalankan untuk desa,” ujarnya saat pelantikan bersama 16 Kades hasil dari Pilkades serentak kemarinSelasa (19/12).

Dikemukakan untuk menjalankan visi dan misi katanya, tentu selaku kepala desa pasti melibatkan semua elemen yang ada di masyarakat. Untuk menjalankan membangun desa.

“Program-program saya nantinya, akan bagaimana sesuai dengan program dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten, juga ada program-program inovasi yang akan kita sampaikan kepada masyarakat kita. Sesuai dengan keperluan dan kebutuhan masyarakat, apalagi sekarang memang Dana Desa termasuk besar yang diarahkan kepada desa. Nah tentu, itu sebuah peluang untuk kita bagaimana membangun desa kedepannya,” jelasnya.

Dirinya berkomitmen karena untuk membangun desa, memang perlu sumberdaya manusia (SDM) yang memang betul-betul punya visioner kedepan. Maka untuk membangun itu, desa Sendoyan dibawah Kades termuda se Kalbar ini, sedang mempersiapkan SDM tersebut.

“Intinya, kita untuk membangun desa, saya libatkan semua tatanan masyarakat. Mulai dari tokoh masyarakat, pemuda atau remaja juga ibu-ibu. Kita libatkan semua, untuk membangun desa,” katanya.

Juliansyah mengemukakan dalam membangun desa Sendoyan, program unggulan yang dilakukan melakukan pengamanan aset desa.

“Itu yang pertama, karena aset desa masih menjadi sebuah problema,” ucapnya.

Program unggulan lainnya untuk desa Sendoyan adalah satu dusun 1 sarjana. Upaya ini dijelaskan, bagian dari untuk mempersiapkan SDM yang unggul di desa Sendoyan.

“Bagaimana Desa Sendoyan itu bagus, perlu kita siapkan sdm-nya. jadi itu salah satu programnya. Kemudian juga, program unggulan kita adalah bagaimana menciptakan perekonomian yang baik. Perekonomian yang mandiri, untuk desa Sendoyan. Salah satunya adalah, bagaimana nanti kita ada program untuk badan usaha milik desa (BUMDes). Tentu kita cari potensi yang bisa kita kelola, untuk BUMDes,” katanya.

Sementara terhadap adanya pengawasan dana desa dari kepolisian dan kejaksaan, Juliansyah mengatakan jika yang demikian patut disyukuri.

Dirinya merasa bersyukur dengan pengawasan yang dilakukan, artinya pemerintah ini semakin banyak yang mengawasi. Hal ini juga menandakan semakin banyak yang peduli dengan Kades.

“Itu artinya, ya semakin banyak pihak yang terlibat untuk mengawasi Desa. Kami Sangat bersyukur, tentu bdengan catatan memang pengawasan yang betul-betul murni untuk mengarahkan ke sesuatu hal yang baik. Bukan karena niat untuk yang negatif, jelasnya selaku kepala desa kami sangat senang hati. Insyaallah akan bagaimana nantinya, membentuk keterbukaan dan transparansi dana kepada masyarakat dan kepada pihak-pihak yang mengawasi dana kita,” pungkasnya.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR