Persebaya : Ada yang Halangi Proses Perekrutan Andik Vermansyah

Persebaya : Ada yang Halangi Proses Perekrutan Andik Vermansyah

BERBAGI
Foto : Pemain Timnas Indonesia, Andik Vermansyah (kanan) beraksi dalam laga kontra Fiji, Sabtu (2-9) di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat/Antara-Risky Andrianto

Thetanjungpuratimes.com – Manajer Persebaya Surabaya Chairul Basalamah mengakui bahwa timnya kesulitan membawa pulang Andik Vermansyah. Menurut Chairul, ada berbagai hal yang menghalangi proses perekrutan Andik, seperti persoalan sponsor.

Namun demikian, Persebaya masih mengupayakan agar Andik ‘kembali’. Persebaya juga menyadari perlu upaya keras dan proses panjang untuk mendapatkan pemain bintang sekaliber Andik.

“Masalah Andik ini sedikit lucu, karena saya sudah ketemu agennya dia, jauh sebelum suasananya jadi ramai begini. Simple, ini tidak ada yang kita tutup-tutupi,” kata Chairul saat acara Awarding Night Liga 1 2017, di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

“Andik adalah bintang, maka jika kita ingin datangkan Andik, kita bicarakan banyak hal. Tak hanya nilai kontrak saja, ada klausal sponsorsip, karena ada yang berbeda dari dia. Kemudian dia juga dapat sponsor tambahan, kami punya peraturan kepada pemain, seperti tidak boleh membawa brand yang sama dengan brand yang sama dengan kami,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Chairul mengaku cukup heran dengan pemberitaan ihwal Persebaya yang tidak merespon keinginan Andik. Chairul mengklarifikasi bahwa Manajemen Persebaya sedang berusaha agar mantan pemain Selangor FA itu kembali ke Kota Surabaya.

“Intinya kita masih ngobrol, hebohnya adalah Persebaya tak respon, tapi dasarnya kami masih jalin komunikasi. Tapi kita tahu finansial kami sehat, kita tawar, tapi harus fair juga, kita tau Andik punya harga lumayan mahal. Kita juga tak main-main untuk pilih Andik, kita harus sepakat dengan banyak hal. Ngobrol dulu,” jelasnya.

“Bagaimana komunikasinya, tawar menawar belum selesai. Kita berbeda, kami di Persebaya pekerja, buruan-buruan kita langsung banyak,” pungkasnya.

(suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR