Sweater dan Tali Tas Tewaskan Siswi SMKN 6 Pontianak

Sweater dan Tali Tas Tewaskan Siswi SMKN 6 Pontianak

BERBAGI
Foto: Foto pelaku PC yang telah membunuh LC siswi SMKN 6 Pontianak/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Seorang pria dengan inisial PC (29) nekat menghabisi nyawa LC (18) siswi SMKN 6 Pontianak. Pelaku  menghabisi korban dengan sweater dan tali tas.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli, menuturkan, pada Senin (1/1/2018) pukul 01.30, PC menghubungi seseorang bernama Indra, dalam pembicaraan melalui via telpon antara PC dan Indra. PC minta maaf karena telah membunuh LC. Kemudian PC juga meminta Indra memberitahu keluarga agar mengecek korban.

Selanjutnya Indra bersama abang korban, Amin, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yakni rumah korban yang beralamatkan di Jalan Kebangkitan Nasional, RT 005, RW 028, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara.

“Setelah tiba di TKP, kemudian pintu depan didobrak oleh Amin, yang saat itu pintu terkunci dari dalam. Kemudian Indra dan amin masuk ke dalam dan masuk ke kamar dan ditemukan korban dalam keadaan terbaring telentang dan leher terjerat tali tas warna hitam, korban ditemukan sudah tidak bernyawa,” katanya.

Indra kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Dari penyelidikan kasus tersebut, personel Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak mendapatkan informasi pelaku PC sedang menuju daerah Simpang Ampar, Kabupaten Sanggau.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Reskrim dan Kanit Jatanras memimpin langsung untuk segera melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut.

“Sesampainya di daerah Simpang Ampar Kabupaten Sanggau termonitor oleh personel, PC sedang menggunakan sepeda motor. Personel melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan PC di Jalan Raya, arah Batang Tarang Kabupaten Sanggau,” tuturnya.

Saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri, sehigga personel memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku.

Setelah PC diinterogasi, dia mengakui perbuatannya dan benar telah melakukan pembunuhan terhadap korban LC karena cemburu merasa korban pacaran dengan laki-laki lain.

(Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR