Santri Jalanan Gelar Aksi, Rp1000 untuk Seribu Guru Ngaji di Pelosok

Santri Jalanan Gelar Aksi, Rp1000 untuk Seribu Guru Ngaji di Pelosok

BERBAGI
Foto: Kegiatan santri jalanan/Istimewa
Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Besarnya sumbangsih yang diberikan oleh guru-guru ngaji, khususnya guru ngaji di daerah pedalaman yang selama ini belum pernah tersentuh bantuan dalam bentuk apapun oleh pihak manapun.
Hal ini mengundang gerakan sosial oleh Komunitas Santri jalanan (Sanja) yang merupakan sebuah komunitas berbasis kepenulisan dan penerbitan yang diketuai oleh Afif Al-Fariq, penulis muda produktif asal Kubu Raya yang menyalurkan bantuan berupa sejumlah uang kepada 5 guru ngaji dengan 5 surau yang berbeda yang ada di Desa Bengkarek, kabupaten Kubu Raya yang berjarak tempuh sekitar 2 jam dari Kota Pontianak melalui akses darat. Di antaranya ialah Surau Raudhatul Ulum, Surau Al – Amin, Surau Ar – Ridho, Surau Nurul Islam, Surau Al – Wahrisi pada Sabtu (30/12) kemarin.
“Bantuan ini kita berikan sebagai bentuk apresiasi dan komitmen kita, khususnya Komunitas Sanja terhadap guru-guru ngaji di pedalaman yang tidak pernah menerima bantuan dalam bentuk apapun oleh pihak manapun, padahal kita tahu bahwa sumbangsih, dan kontribusi yang diberikan oleh guru ngaji sangat besar bagi kehidupan masyarakat,” papar Afif.
Penyerahan bantuan ini bertempat di salah satu surau yang ada di desa Bengkarek yaitu di Surau Raudhatul Ulum yang dihadiri oleh beberapa elemen di antaranya kepala pengurus yayasan Pesantren Al-Furqon, ketua RT setempat, tokoh-tokoh masyarakat dan, Organisasi Pemuda Dakwah desa Bengkarek (OPDA).
“Bantuan ini sebenarnya berangkat dari hasil kajian dan diskusi rutin kawan-kawan Sanja yang sadar akan besarnya peran guru-guru ngaji khususnya yang ada di pedalaman,” terangnya.
Melalui pergerakan yang dinamai dengan nama Gerakan Rp1000 untuk kemaslahatan umat di pelosok Nusantara ini untuk memberikan wadah, dan ruang kepada masyarakat luas untuk ikut serta dalam melakukan aksi sosial dengan cara menyisihkan sebagian dari rezeki minimal Rp1000 yang kemudian akan dikumpulkan setiap bulannya, yang selanjutnya akan distribusikan kepada guru-guru ngaji di pedalaman.
“Kami tahu bahwa banyak sekali orang yang ingin berkontribusi dalam hal kebaikan namun mereka tidak punya akses dan ruang untuk menyalurkannya, oleh sebab itu aksi sosial ini kami (Sanja) buat untuk memfasilitasi hal tersebut dan InshAllah program ini akan berkelanjutan, dan akan menjangkau lebih banyak lagi guru-guru ngaji beserta suraunya yang ada di Kalbar, tidak menutup kemungkinan suatu saat bisa berskala nasional, InshAllah namun dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan tentunya agar penyalurannya tepat sasaran,” ucapnya.

(R/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR