Forkompincam Ketungau Tengah Bentuk Tim Penanggulangan DBD

Forkompincam Ketungau Tengah Bentuk Tim Penanggulangan DBD

BERBAGI
Foto: Rakor Forkopimcam Ketungau Tengah untuk penanggulangan DBD/Lingga

Sintang, thetanjungpuraties.com – Forum Komunikasi Pimpinan kecamatan (Forkompincam) Ketungau Tengah menggelar rapat koordinasi terkait dengan pembentukan tim penanggulan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kini meresahkan masyarakat kecamatan Ketungau Tengah

Rapat Koordinasi upaya penanggulangan penyakit mematikan tersebut menginggat hingga saat ini, berdasarkan data yang dari Puskesmas Ketungau Tengah, karena setidaknya sudah empat orang pasien positif DBD dirujuk ke RSUD M. Djoen Sintang.

Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut berlangsung diruang rapat kantor Camat Ketungau Tengah yang dihadiri, Koramil, Polsek, Kepala Desa, Puskesmas, dan ketua RT, dan beberapa perwakilan masyarakat,“ Jumat (5/1).

Dalam kesempatan tersebut, Camat Ketungau Tengah Dakun S.Sos menyampaikan bahwa penyakit Demam Berdarah saat ini sudah meresahkan masyarakat Ketungau Tengah, sehingga harus segera mengambil tindakan sebagai upaya pecegahan agar tidak ada lagi korban.

“Dengan sudah adanya beberapa korban yang positif terjangkit penyakit DBD ini maka kita harus segera bertindak agar tidak ada lagi korban-korban selanjutnya,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Ketungau Tengah agar ikut berperan serta dalam melakukan pecegahan, dan penanggulangan penyebaran penyakit demam berdarah yang diawali dengan melakukan pembersihan lingkungan disekitar rumah tempat tinggal.

Sementara, Kasi Humas Aiptu S.Sihotang selaku yang mewakili Polsek Ketungau Kengah hadir dan menyampaikan beberapa hal terkait penanggulangan penyebaran penyakit DBD ini agar segera dilakukan tindakan fooging dan kerja bhakti bersama di lingkungan pemukiman warga.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar, agar terhindar dari bahaya penyakit DBD. Hal itu dapat dilakukan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Jika mengharapkan dari pemerintah, tentu bukan menjadi solusi yang baik juga. Kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai kebersihan sekitar itu bagian penting dari antispasi DBD ataupun penyakit lainnya,“ pungkasnya.

Selanjutnya, Kapolsek ketungau tengah Ipda Eko Supriyatno saat dihubungi mengatakan bahwa wabah DB baru-baru ini cukup meresahkan masyarakat Ketungau.

“Masalah kasus ini akan upayakan secepat mungkin melakukan penggulangan supaya tidak adalagi korban selanjutnya, kasus seperti ini mesti didukung oleh semua pihak terutama masyarakat Ketungau Tengah agar lebih peduli dengan kebersihan lingkungan sekitar,“ pungkasnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR