Asrama Haji dan Masjid Al-Amin Bakal jadi Landmark Sintang

Asrama Haji dan Masjid Al-Amin Bakal jadi Landmark Sintang

BERBAGI
Foto: Bupati Sintang, Jarot Winarno/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebutkan jika Pemkab Sintang akan merencanakan pembangunan asrama Haji dan Masjid Al-Amin sebagai “Landmark” Kota Sintang.

“Untuk tahap awal pembangunan anggaran yang sudah digelontorkan sebesar Rp1,9 Miliar, khusus untuk pondasi dan untuk tahap selanjutnya harus sampai atap bangunan,“ jelas Bupati saat melakukan peninjauan pembangunan pondasi bangunan gedung Serba Guna Asrama Haji Sintang, Jumat (5/1).

Diakuinya, pembangunan pondasi awal gedung serbaguna perencanaan kurang matang, karena tidak memperhatikan kondisi tekstur tanah yang labil (tanah rawa), sehingga tiang pancang yang sesuai dengan perencanaan sedalam 12 meter.

“Kalau sesuai perencanaan, tiang pancang bangunan ini 12 meter, namun ditambah menjadi 18 meter karena kondisi tekstur tanah, dan alhamdulillah tahap awal sudah kelar,” katanya.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan Gedung serbaguna Asrama Haji harus bisa selesai hingga atap, dan untuk selanjutnya Masjid Al-Amin ini juga akan dibenahi dengan memperluas bangunan ke belakang.

“Rancangan ini kita buat karena keduanya saling berkesinambungan dan akan menjadi centra kegiatan umat Muslim, seperti ada asrama haji yang bisa untuk manasik haji, kemudian masjid Al-Amin yang akan dibangun dengan megah tentu kegiatan keagamaan umat Muslim bisa dilakukakan disana,” ucapnya.

Agar akses lebih mudah karena antara bagunan Asrama haji dengan Masjid Al-Amin Sintang dipisah dengan badan jalan, Pemkab Sintang juga akan merencanakan pembangunan jembatan penyeberangan untuk akses dari masjid Al-Amin ke Asrama Haji.

Dia berharap kedua bangunan tersebut baik asrama haji ataupun masjid Al-Amin bisa rampung sebelum masa kepemimpinanya usai.

“Untuk pembangunan Masjid Al-Amin ini sendiri, kita akan terlebih dahulu meminta izin dari pihak Yayasan Pancasila sebagai pendiri pertama masjid, dan untuk rancangan bangunan Masjid ini sendiri akan kita rancang dengan konsep bangunan vertikal keatas, hal ini dikarenakan keterbatasan lahan sehingga dari setiap penjuru akan tampak megah,” terangnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR