Padat Agenda, Liga 1 Diprediksi Selesai Oktober 2018

Padat Agenda, Liga 1 Diprediksi Selesai Oktober 2018

BERBAGI
Foto : Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono/Suara.com-Adie Prasetya Nugraha

Thetanjungpuratimes.com – Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono menyebutkan bahwa Liga 1 2018 diperkirakan bakal selesai pada pertengahan Oktober 2018. Itu karena padatnya agenda yang mengharuskan kompetisi menyesuaikan jadwal.

Joko mengaku pihaknya telah menerima draft jadwal pertandingan Liga 1 2018 dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator. Beberapa agenda jadi pertimbangan seperti Asian Games 2018 dan Piala AFF.

“Sebenarnya draftnya muncul dari PT Liga Indonesia Baru, tapi ada koridor bahwa kompetisi ini harus selesai di pertengahan Oktober, karena tanggal 8 November Piala AFF sudah dimulai itu rambu-rambunya,” kata Joko di Jakarta, Kamis (4/1/2018).

“Saya rasa itu teknis di PT LIB untuk memfinalkan jadwal detilnya, jadi PT liga sudah tau PSSI ada program Asian Games dan AFF,” tambah Joko.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Liga 1 akan bergulir pada 27 Februari mendatang. Namun, ada anggapan bahwa kompetisi kasta tertinggi itu bakal mundur karena adanya turnamen pra musim Piala Presiden 2018.

Akan tetapi, Jokdri sapaan akrab Joko Driyono tidak mempersoalkan Piala Presiden. Yang menjadi fokus PSSI adalah adanya Asian Games dan Piala AFF mendatang.

“Kita lebih concern terhadap AFF dan Asian Games. Asian Games bukan hanya event Asian Games-nya saja tapi jadwal pemusatan timnas dan semua PT LIB sudah tau itu. Jadi sekarang PT LIB pasti memfinalisasi draft jadwal itu,” jelas Jokdri.

Lebih lanjut, Jokdri mengatakan untuk regulasi Liga 1 dalam tahap pematangan. Dalam waktu dekat, PSSI bakal melakukan sosialisasi terhadap peserta Liga 1 hingga ke Liga 4.

“Ya ditunggu ya, karena termasuk sampai hari ini kita memfinalisasi semua regulasi dari Liga 1 sampai 4 dan saya rasa minggu ini kami sudah bisa distribusikan ke Liga 1 hingga 3 melalui PT LIB dan kemudian kompetisi yang lain itu langsung ke member kalau 1-3 klub melalui PT LIB,” ungkapnya.

(suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR