Karyawati BRI Pamit ke Suami Beli Bubur Ayam Sebelum Bunuh Diri

Karyawati BRI Pamit ke Suami Beli Bubur Ayam Sebelum Bunuh Diri

BERBAGI
Foto: Ilustrasi bunuh diri terjun bebas/net

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Polisi telah memeriksa Faisal Rangga Buana (29) terkait peristiwa bunuh diri istrinya bernama Meritha Vridawati (26).

Dari keterangan Faisal, alasan istrinya keluar rumah adalah untuk membeli sarapan bubur ayam. Kedua pasangan suami-istri itu mengontrak sebuah rumah di Jalan Pam Baru, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Si korban ini, jam 5 pagi keluar rumah mau beli bubur. Biasanya menurut suaminya, kalau beli bubur atau makan itu, yang berangkat suaminya,” kata Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono, Senin (8/1).

Lukman menyampaikan, ketika itu, Meritha yang bekerja sebagai pegawai Bank Rakyat Indonesia sempat pula pamit kepada orangtuanya yang kebetulan sedang menginap.

“Pamit juga ke orangtuanya. Kebetulan di situ ada orangtuanya,” kata Lukman.

Namun, kata Lukman, kecurigaan Faisal muncul karena istrinya yang beralasan membeli bubur tak juga pulang ke rumah. Karena tak ada kabar, Fasial mencari-cari istrinya, bahkan melaporkan ke kantor polisi.

“Lama, sekitar jam 8, suaminya lapor ke polisi, kok istrinya tidak pulang-pulang,” kata dia.

Saat Faisal di kantor polisi, kata Lukman, petugas pun mengabarkan ada peristiwa perempuan bunuh diri karena melompat dari lantai 10 Apartemen Cosmo Park, Jalan Boulevard Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polisi, kata Lukman, juga menunjukkan foto kondisi mayat perempuan tersebut ke Faisal.

“Kami dapat laporan ada orang jatuh jam 6 pagi. Kami tunjukin foto korban,” kata dia.

Dengan raut wajah terkejut, Faisal pun membenarkan jika ciri-ciri mayat perempuan itu adalah istrinya.

“Dia (Faisal) ngomong, ‘Oh iya, itu istri saya,'” kata Lukman menirukan perkataan Faisal.

Adapun motif Meritha bunuh diri diduga karena depresi akibat tekanan pekerjaan.

“Belum ada indikasi korban meninggal karena dibunuh. Lebih karena si korban menanggung beban yang dirasa dia berat. Ya, mungkin solusi menurut dia (adalah) bunuh diri,” kata Lukman.

Jenazah Meritha pun sudah dikembalikan ke keluarga. Rencananya, keluarga akan membawa jenazah karyawati BRI itu ke kampung halamannya di Yogyakarta untuk dimakamkan.

“Sudah pulang, karena ingin memakamkan jenazah di Yogyakarta,” kata dia.

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR