Pemeriksaan Oknum TNI Terduga Pembunuh Gadis di Putussibau Berlanjut

Pemeriksaan Oknum TNI Terduga Pembunuh Gadis di Putussibau Berlanjut

Kasdam: Kasus ini tidak akan kami tutup-tupi proses hukumnya

BERBAGI
Foto: Anis Fathul Arisa yang menjadi korban pembunuhan dan mayatnya ditemukan di tepi jalan antara kecamatan Kalis dan Putussibau/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Pemeriksaan secara militer terhadap oknum TNI terduga pembunuh Anis Fathul Arisa (22) yaitu BAP, masih terus berlanjut. BAP merupakan salah satu staf di Batalion Rider Khusus 644/Walet Sakti.

Perkembangan pemeriksaan terhadap BAP disampaikan oleh Kasdam XII/ Tanjungpura, Brigjen TNI Sulaiman Agusto, disela-sela kunjungannya ke Markas Kodim 1206/Putussibau, Senin (8/1).

“Terkait kasus itu sudah diperiksa. Kalau sudah lengkap semua berkasnya akan dilimpahkan ke Mahkamah Militer,” ucap Agusto.

Agusto menegaskan, pihaknya tidak akan menutup-nutupi tentang kasus dugaan pembunuhan tersebut, dan warga bisa mengikutinya apabila sudah memasuki proses persidangan.

“Dalam kasus ini kami tidak menutup-nutupi, kasus ini bisa diikuti di Pengadilan Piliter di Pontianak, terbuka untuk umum,” tegasnya.

Agusto juga menuturkan, apabila terbukti bersalah BAP ada kemungkinan mendapat sangsi pemecatan dari TNI-AD.

“Kalau melebihi hukuman yang ditentukan dan ada hukuman tambahan tentu ada pemecatan, biasanya seperti itu,” paparnya.

Kasdam menegaskan, untuk mengantisipasi adanya hal negatif yang dilakukan oleh personil TNI, selalu ada pengarahan secara berjenjang.

“Kita selalu ingatkan ke mereka, karena di tentara ada jam komandan batalion, komandan kompi dan berjenjang memberikan pengarahan. Memang untuk efek jeranya dihukum seberat beratnya,” tuntas Agusto.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR