WNA Bisa Lapor dengan Sistem Online

WNA Bisa Lapor dengan Sistem Online

BERBAGI
Foto: Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, Dios Dani/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, Dios Dani menuturkan, pihaknya melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tetap eksis memonitor pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing di Kapuas Hulu.

Timpora selalu melakukan sosialisasi ke hotel-hotel ataupun langsung pada individu orang asing yang ditemui agar melaporkan diri ke Imigrasi Putussibau.

“Kita juga punya sistem Aplikasi Pendataan Orang Asing (APOA), sistem online. Dari sistem ini orang asingnya bisa secara online kirim data diri ke kita,” paparnya.

Evaluasi di tahun 2017, para WNA memang ada pelanggaran tapi tidak terlalu berat. Mereka tidak melapor ke Imigrasi Putussibau, namun secara administrasi yang bersangkutan sudah lengkap. Baik KITAS KITAB-nya mereka sudah punya.

“Kalau pelanggaran izin tinggal belum kita temui,” paparnya.

Dijelaskan Dios, memang ada juga ketidaktahuan dari WNA yang masuk ke Kapuas Hulu. Mereka kira sudah melapor di Pontianak, tidak perlu lagi lapor di Kapuas Hulu karena mereka tidak tahu ada kantor Imigrasi di Putussibau (ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu). Ini terjadi pada dua orang misionaris yang masuk ke Bumi Uncak Kapuas.

“Mereka (dua misionaris) itu punya Kitab, setelah kami sosialisasikan mereka mau mengubah Kitabnya dari Pontianak ke Putussibau,” paparnya.

Dios mengatakan, lamanya seorang WNA di Indonesia yang menggunakan visa sudah ditentukan hanya boleh selama satu bulan. Setelah satu bulan diam di Indonesia yang bersangkutan bisa memperpanjang masa tinggalnya selama satu bulan lagi.

“Memperpanjang visanya bisa juga di Kapuas Hulu,” ujarnya.

Terkait penyalahgunaan visa onarrival di Kapuas Hulu, kata Dios, itu tidak ditemukan. Sebab tidak ada WNA yang menggunakan visa masuk ke Kapuas Hulu dan berkerja.

“Kebanyakan yang masuk ke Kapuas Hulu adalah WNA dari Asean, dan pemerintah kita memberikan bebas visa bagi pengunjung dari negara-negara asean,” tuntasnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR