Kajari Sambas Minta Kasi Pidsus yang Baru Kedepankan Koordinasi

Kajari Sambas Minta Kasi Pidsus yang Baru Kedepankan Koordinasi

BERBAGI
Foto: Martha Evalina Siahaan, Kasi Pidsu Kejari/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kasi Pidana Khusus Kejari Negeri Sambas, resmi dijabat oleh Martha Evalina Siahaan menggantikan Lionard Kanter yang mendapat tugas baru di Kejari Ketapang.

Kepala Kejaksaan Negeri Sambas Muhammad Kandi meminta, agar Kadi Pidsus yang baru dapat menyesuaikan dengan tempat tugas yang baru.

“Selamat bertugas ditempat baru kepada Kasi Pidsus sebelumnya, semoga lebih baik lagi semoga lebih sukses. Dan selamat datang kepada ibu Martha mudah-mudahan atas kedatangan dapat bisa berbaur dengan instansi vertikal instansi terkait SKPD,” ujar M Kandi, Selasa (9/1).

Dikatakannya, seksi pidana khusus adalah khusus menangani pidana yang bersifat khusus, seperti tindak pidana korupsi.

“Untuk itu, maka saya sampaikan itu adalah khusus untuk penanganan perkara seperti korupsi, harus banyak berkoordinasi dengan instansi terkait. Soalnya ini adalah pidana khusus,” ucapnya.

Koordinasi sebutnya, bisa dilakukan dengan pihak kepolisian di Polres Sambas serta instansi terkait di Sambas. Sehingga penanganan kasus korupsi di Sambas dapat dilakukan, dengan harapan mampu menyelamatkan anggaran negara demi kesejahteraan masyarakat Sambas.

“Makanya untuk itu, harus berkoordinasi dengan baik. Khususnya dengan kepolisian, karena mereka juga ada yang menangani perkara khusus. Sama-sama untuk melakukan pemberantasan korupsi sesuai dengan peraturan yang ada,” katanya.

Kasi Pidsus yang baru menurut Kajari, agar berkomunikasi dalam setiap penanganan perkara.

“Nanti kami akan memberi petunjuk, mudah-mudahan dengan tempat yang baru Kasi Pidsus bisa merangkul semua instansi terkait. Supaya tidak terjadi korupsi di Sambas, saya minta juga kepada Kasi Pidsus yang baru kondisinya kita memang begini. Agar lebih meningkatkan kemajuan penindakan korupsi, ini yang diminta oleh pimpinan supaya setiap tahun paling tidak satu perkara harus ada naik baik yang ditangani oleh kejaksaan atau yang ditangani polisi. Ini adalah perintah pimpinan,” tegas M Kandi.

Penanganan perkara pidana khusus oleh Kejari Sambas telah berjalan dengan baik dengan tidak adanya tunggakan kasus selama tahun 2017.

“Alhamdulillah tahun 2016-2017 penanganan perkara khusus oleh Kejari Sambas Zero tunggakan, dapat dilaksanakan dengan baik. Sehingga kami mendapat penghargaan dari Kajati dan Kajagung. Perkara yang lama-lama kita limpahkan telah kita selesaikan semuanya,” ungkapnta.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR