Polres Sintang Bongkar Praktik Prostitusi Online yang Jual Gadis di Bawah Umur

Polres Sintang Bongkar Praktik Prostitusi Online yang Jual Gadis di Bawah Umur

BERBAGI
foto: Anwar alias Jeny sang mucikari yang berhasil diamankan Polres Sintang/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Aparat Kepolisian Resort Sintang berhasil mengungkap praktik prostitusi online dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yakni menjual gadis dibawah umur melalui melalui Aplikasi Bee Talk.

Seorang tersangka yang berprofesi sebagai mucikari atas nama Anwar alias Jeny (26), warga Dusun Gandis Hilir, Desa Gandis, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang yang bertempat tinggal di komplek BTN Dharma Putra Kelurahan Baning Pantai Kabupaten Sintang berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polres Sintang pada Senin, (8/1) sekira pukul 21.00 WIB disalah satu kamar Hotel Pasar Sungai Durian Sintang.

Kapolres Sintang, melakui Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Eko Mardianto menyampaikan bahwa kasus Porstitusi online di Sintang tersebut terungkap saat anggotanya menggelar Patroli Syber dan berhasil menemukan kegiatan Prostitusi Online di Sintang melalui Aplikasi Bee Talk, dan kemudian dilanjutkan melalui chating via Whatsapp.

“Dengan adanya praktik tersebut anggota kita langsung melakukan penyelidikan, serta penyamaran yang berpura-pura sebagai pelanggan dan melakukan transaksi melalui media online. Setelah menuai kesepakatan, pelanggan kemudian memesan kamar Hotel,“ ungkap Kasat.

Eko menyampaikan dengan adanya kesepakatan tersebut, tersangka langsung membawa perempuan dibawah umur kesalah satu Hotel yang sudah dipesankan oleh pelanggan. serta sekaligus dilakukan transaksi sesuai kesepakatan antara tersangka dengan pelanggan yang menyamar.

“Setelah melakukan penyamaran dengan cara memboking perempuan dibawah umur tersebut melalui tersangka (yang sering disebut sebagai Papi) dengan tempat yang sudah ditentukan oleh tersangka yaitu di kamar Hotel Sungai Durian Kapuas Kanan Hulu,” ujar Kasat Reskrim.

Kasat menambahkan, pada saat tersangka mengantar oerempuan dibawah umur tersebut ke kamar Hotel, dan terjadi transaksi kesepakatan sebesar Rp700 ribu, dan membayar uang tip sebesar Rp200 ribu.

“Setelah terjadi transaksi kemudian anggota langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di loby Hotel, dan mengamankan perempuan yang dibawah umur tersebut dan anggota kita langsung menangkap tersangka bersama barang bukti berupa satu unit Hp, 4 alat kontrasepsi, serta uang tunai senilai Rp550 ribu pelaku dan saksi untuk diproses lebih lanjut

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, lanjut, Kasat, mucikari dijerat Undang-Undang tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,“ pungkasnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR