Sembilan Paket Proyek 2017 di Kapuas Hulu Tak Selesai

Sembilan Paket Proyek 2017 di Kapuas Hulu Tak Selesai

BERBAGI
Foto: TP4D Kejaksaaan Negeri Kapuas Hulu/Istimewa

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Sembilan paket proyek Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu di tahun 2017 terlambat penyelesaiannya. Sembilan paket proyek tersebut ada di Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu sebanyak dua proyek, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang satu paket, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan satu paket, dan Dinas Kesehatan sebanyak lima paket.

“Kami dari TP4D masih memberi kesempatannya bagi penyedianya untuk menyelesaikan pekerjaanya selama 90 hari sesuai aturan yang ada,” papar Adi Prasetyo, Ketua TP4D Kejari Kapuas Hulu, Kamis (11/1).

Progres pekerjaan yang terlambat tersebut sudah dipantau oleh TP4D. Penyelesaian proyek tersebut rata-rata mencapai 90 persen.

“Pekerjaannya tinggal bersih-bersih dan perapian saja,” ucapnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu, Ana Mariana membenarkan jika ada dua paket proyek ditempatnya terlambat dalam penyelesainnya ditahun 2017.

“Kalau tak salah proyeknya itu pembangunan saluran air,” tuturnya.

Keterlambatan penyelesaian proyek tersebut dikarenakan disamping masalah cuaca. Selain itu kata Ana, ada juga masalah dari kontraktornya yang agak kurang mampu untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Meskipun telat penyelesaiannya, tapi saya melihat progres pekerjaanya sudah mencapai 90 persen,” tegasnya.

Ana menjelaskan, meskipun suatu pekerjaan proyek tersebut terlambat diselesaikan, ada aturan yang membolehkan bagi penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Yang menilai itu PPK, apakah kontraktornya bisa dipertimbangkan untuk menyelesaikan pekerjaanya. Jadi saat ini kontraktornya itu kerja dalam denda,” ungkapnya.

Lanjut Ana, meskipun kontraktor yang mengerjakan proyek ditempatnya itu tidak sesuai kontrak, namun mereka tidak black list perusahaannya, karena mereka masih tetap melaksanakan pekerjaanya hingga selesai.

“Perusahaan kontraktor bisa diblack list kalau mereka putus kontrak, inikan tidak diputus kontraknya tetapi diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaanya,” tuntas Ana.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR