Kapolri Pastikan Tak akan Tangkap Nelayan Cantrang

Kapolri Pastikan Tak akan Tangkap Nelayan Cantrang

BERBAGI
Foto: Kapolri Jenderal Tito Karnavian. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar tidak menindak para nelayan cantrang yang menangkap ikan di perairan Indonesia.

Menurutnya, instruksi ini akan dijalankan selama pemerintah belum menemukan solusi tepat untuk mengalihkan cantrang ke alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.

“Saya selaku Kapolri tentu dengan adanya kebijakan itu memerintahkan kepada jajaran kepolisian untuk tidak melakukan penangkapan (nelayan) cantrang sampai waktu tertentu ketika solusi sudah ditemukan. Seluruh Indonesia saya perintahkan,” kata Tito di Polda Metro Jaya, Jumat (19/1).

Presiden Joko Widodo sedang mencari jalan keluar setelah melakukan dialog lanjutan dengan perwakilan nelayan Jawa Tengah di Istana Negara, Rabu (17/1).

“Saya melihat bahwa ada kebijakan dari Bapak Presiden untuk kita berikan jalan keluar kepada nelayan dan ini sudah didialogkan kemarin. Dialognya jelas bahwa sambil mencari solusi untuk mekanisme cara menangkap ikan yang ramah lingkungan sementara tidak dilakukan dulu (penangkapan) kepada nelayan cantrang,” kata dia.

Tito menganggap alasan pemerintah tidak mencabut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang pelarangan cantrang karena Presiden Jokowi masih memikirkan nasib para nelayan.

“Ini masalah kemanusiaan. Bapak Presiden bicara masalah kemanusiaan. Artinya ini kan nelayan menyangkut masalah perut, masalah harkat martabat hidup yang sangat mendasar untuk keluarganya. Kalau sekadar dilarang begitu saja tapi tidak diberikan solusi, ya mereka lapar. Makanya demo, kapal dibakar oleh mereka sendiri,” kata Tito.

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR