Mahasiswa Sambas Galang Dana untuk Penderita Jantung Bocor

Mahasiswa Sambas Galang Dana untuk Penderita Jantung Bocor

BERBAGI
Foto : Mahasiswa saat penggalangan dana di persimpangan lampu merah Sambas/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes – Sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap salah satu anak penderita jantung bocor, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Sambas menggelar penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan.

Presiden mahasiswa Poltesa, Pahmi Ardi, mengemukakan, penggalangan dana oleh mahasiswa dilakukan untuk membantu Haikal (10) penderita jantung bocor, warga dusun Belirang desa, Perih Landu, kecamatan Sejangkung, kabupaten Sambas.

“Tadi pagi kami, puluhan mahasiswa turun ke jalan, untuk melakukan penggalangan dana bagi Haikal penderita jantung bocor,” ujar Pahmi Ardi, Sabtu (20/1). Penggalangan dana di lakukan di sejumlah titik di dalam kota Sambas.

“Teman-teman mahasiswa tadi melakukan penggalangan dana di titik lampu merah, pasar Sambas serta sejumlah persimpangan di dalam kota Sambas,” katanya.

Pahmi mengatakan jika penggalangan dana merupakan bentuk kepedulian mahasiswa, untuk membantu meringankan beban orang tua Haikal.

Pahmi menuturkan, dengan aksi yang telah dilakukan juga dapat melihat kesadaran dan kepedulian warga Sambas.

“Dengan apa yang kami lakukan ini, saya kira kita juga bisa melihat bagaimana kepedulian warga sambas terhadap permasalahan-permasalahan sosial seperti ini. Sehingga dengan aksi turun kejalan ini kita dapat melihat respon nyata dari warga sambas atas kepeduliannya terhadap hal-hal seperti ini,” katanya.

Melalui aksi yang dilakukan Pahmi berharap, ada kepedulian sebagai tindak lanjut dari pemerintah Kabupaten Sambas atas apa yang dialami oleh warga Sambas.

“Saya berharap dengan aksi nyata turun kejalan ini Pemerintah Kabupaten Sambas dapat memperhatikan hal ini dan peduli terhadap permasalahan-permasalahan yang dialami oleh warganya dan memberikan bantuan untuk pengobatan,” harap Pahmi.

Pahmi juga mengharapkan, dana dari aksi ini nantinya dapat meringankan beban keluarga Haikal untuk biaya pengobatan.

“Walaupun mungkin dana yang kami berikan hanya apa adanya, namun mudah-mudahan dapat meringankan beban keluarga. Karena inilah bentuk kepedulian dan rasa simpatik yang bisa kami berikan, setidaknya kami telah berusaha berbuat untuk meringankan beban saudara kami,” ucapnya.

(Gindra/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR