Polres Melawi Ungkap Dua Kasus PETI

Polres Melawi Ungkap Dua Kasus PETI

BERBAGI
Foto : Polisi saat memeriksa Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sungai Melawi, Kabupaten Melawi/Ist

Melawi, thetanjungpuratimes.com – Polres Melawi berhasil mengungkap dua kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), yang berlokasi di Sungai Melawi, Dusun Kelakik, Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada Senin (22/1) sekitar pukul 13.40 WIB.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo, menuturkan, berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan pertambangan emas tanpa izin, Sat Reskrim Polres Melawi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi penambangan, dan menemukan para pekerja tambang emas sedang melakukan aktifitas pekerjaannya.

“Ditemukan dua orang pria penambang, yakni S, usia 27 tahun dan AJ, usia 25 tahun.  Saat ditanyakan terkait izin penambangan, mereka  tidak memiliki izin penambangan, setelah itu Tim Sat Reskrim Polres Melawi membawa dan mengamankan kedua pria penambang emas tanpa izin tersebut ke Mako Polres Melawi guna proses lebih lanjut,” tuturnya, Selasa (23/1).

Barang bukti yang diamankan berupa 2 unit mesin Mitsubishi ps 100, 2 unit pompa merk NS-50, 1 unit pompa 12 Inchi, 1 unit pompa 10 Inchi, 2 buah paralon ukuran 8 Inchi, 2 buah selang, 2 buah drum yang sudah dibelah, 2 buah kain kian, 2 buah spiral 8 Inchi, 2 unit Dompeng 20 pk + handel, 2 buah alat dulang, dan 45 kilogram pasir bercampur butiran serbuk emas.

“Keduanya dapat dikenakan Pasal 158 Undang-Undang RI nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara,” pungkasnya.

(Sukardi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR