Kantor dan Rumah Dinas Camat Tebas Gunakan Listrik Pintar

Kantor dan Rumah Dinas Camat Tebas Gunakan Listrik Pintar

BERBAGI
Foto: Rumah Dinas Danramil Tebas yang telah menggunakan Listrik Pintar/Istimewa

Sambas, thetanjungpuratimes.com – PLN Rayon Pemangkat hari Senin yang lalu melaksanakan sosialisasi Listrik Pintar di Acara Rapat Koordinasi Bulanan yang diikuti 23 kepala desa se-kecamatan Tebas bersama dengan Dandramil dan Kapolsek.

Camat Tebas, Marianis Majri, mendukung program PLN untuk meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan, khususnya masyarakat Tebas salah satunya dengan penggunaan Listrik Pintar.

“Kami mendukung program PLN yaitu listrik pintar guna peningkatan pelayanan yang mendukung pembangunan di kabupaten Sambas, dan sebagai bukti keseriusan dukungan kami maka kantor camat dan rumah dinas camat akan dimigrasikan ke Prabayar pada Kamis, (25/1) kemarin.

Jumlah pelanggan di kecamatan Tebas yang akan dilakukan migrasi ke Listrik Pintar berjumlah belasan ribuan pelanggan dari total 23 desa yang ada.

“Pelanggan LPB sekarang di Tebas yaitu 3.888, sedangkan Pasca bayar sebanyak 11.035 pelanggan yang akan dimigrasikan ke listrik pintar atau prabayar, kami akan segera memasang meter Prabayar di komplek Koramil 1202-09/Tebas, yang mana Danramilnya sangat mendukung program PLN sebagai perusahaan BUMN milik Bangsa Indonesia,” ujar Manajer Rayon Pemangkat, Yandrison.

Di tahun 2018 ini PLN Area Singkawang dan seluruh unit di PLN Wilayah Kalimantan Barat melaksanakan program migrasi Listrik Pintar atau Listrik Prabayar 100%. Melalui program ini PLN mengajak para pelanggan untuk bermigrasi dari kWh meter pasca bayar ke prabayar yang memberikan banyak kemudahan bagi pelanggan PLN Area Singkawang.

Selain itu acara di kantor Kecamatan Tebas, juga dilakukan di SMKN 1 Bengkayang oleh PLN Rayon Bengkayang dan penyebaran leaflet Listrik Pintar di Pusat Keramaian oleh Rayon Singkawang Kota di Pasar Beringin dan sekitarnya.

Listrik Pintar mempunyai banyak keunggulan, karena bisa menampilkan peringatan dilayar kwh meter saat terjadi indikasi ketidaknormalan instalasi, milik pelanggan sehingga keamanan listrik dapat terjaga.

Dengan kwh meter ini pelangan juga bisa melihat berapa sisa kwh meter yang ada, kwh meter ini juga memiliki pengaman terhadap indikasi arus lebih, ketika pembatas daya (MCB) gagal beroperasi, maka ada pengaman di kwh meter bisa menghentikan aliran listrik untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebakaran akibat hubungan singkat di instalasi rumah pelanggan.

Tujuan dilaksanakannya program ini adalah untuk memberikan kemudahan serta meningkatkan pelayanab kepada semua pelanggan PLN yang ada di Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas

Kemudahan-kemudahan yang akan dirasakan pelanggan antara lain, pelanggan dapat menghemat pemakaian listrik melalui pembelian Token sesuai dengan pilihan pelanggan. Pelanggan juga lebih mudah dalam pembelian Token diantaranya melalui PPOB, ATM dan kantor Pos, bahkan melalui ponsel pintar sudah menyediakan layanan melalui mobile banking dan sms banking, sehingga pelanggan tidak perlu keluar rumah hanya untuk membeli token listrik.

Kemudahan lainnya adalah, tidak ada lagi biaya beban, biaya denda dan bebas dari kesalahan catat meter serta terjaga privacy nya karena tidak didatangi petugas PLN pencatat meter dan penagih rekening listrik.

Sumarsono, Manajer PLN Area Singkawang mengimbau agar seluruh pelanggan PLN Singbebas mendukung program Migrasi ini, dan berharap segera dapat beralih ke listrik pintar serta semuanya berjalan lancar.

(Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR