Becak Jakarta Didata, Satu Truk Becak Pendatang Diusir Masuk Ibu Kota

Becak Jakarta Didata, Satu Truk Becak Pendatang Diusir Masuk Ibu Kota

BERBAGI
Foto: Sejumlah warga menghias becak untuk disertakan dalam konvoi, di Kelurahan Mintaragen, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (16/8). Puluhan becak dihiasi berbagai hiasan merah putih untuk memeriahkan HUT ke-72 RI. [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/kye/17]

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sejumlah pengemudi becak dari luar kota berusaha migrasi ke Jakarta untuk mengadu nasib. Satu truk becak akan masuk menuju wilayah DKI Jakarta namun langsung diarahkan kembali ke kota asal.

“Iya ada satu truk, hari Selasa (23/1) itu kejadiannya. Langsung diputar balik suruh pulang,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta.

Menurut Anies, pihaknya telah berteksd untuk menolak pengemudi becak dari daerah lain yang berusaha masuk ke Ibu Kota. Dalam upaya menertibkan becak, jumlah becak telah didata dan pengemudinya harus memiliki KTP Jakarta.

Anies mengatakan, pengemudi becak di Jakarta sebenarnya juga menolak kedatangan pengemudi becak dari daerah. Satpol PP pun telah dikerahkan untuk berjaga-jaga di wilayah perbatasan Jakarta untuk mengantisipasi kedatangan para pengemudi becak.

“Mereka (becak Jakarta) juga menolak, tadi kami cepat dapat laporan karena mereka ini melapor kalau menemukan ada becak migrasi,” katanya.

Anies memastikan tak akan ada penambahan jumlah becak yang saat ini telah beroperasi di Jakarta. Pihaknya telah mendata semua becak di ibu kota. Namun Anies tak menyebut jumlah becak di Jakarta.

“Sudah selesai didata dan sudah diberi tanda stiker,” kata Anies.

(Suarakarya.id/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR