TNI Dukung Kegiatan Migrasi dari Pasca Bayar ke Prabayar

TNI Dukung Kegiatan Migrasi dari Pasca Bayar ke Prabayar

BERBAGI
Foto: Tim pelaksana pekerjaan survey, pasang baru, perubahan daya, penerangan sementara, dan migrasi dari meter pasca ke meter prabayar/Istimewa

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – PLN Area Singkawang Rayon Singkawang Kota menggelar kesiapan pelaksana pekerjaan survey, pasang baru, perubahan daya, penerangan sementara, dan migrasi dari meter pasca ke meter prabayar di lapangan tenis indoor PLN Singkawang.

Acara diikuti oleh para mitra pelaksana seluruh Rayon sebanyak 13 pelaksana untuk mendukung pelayanan kepada calon pelanggan, dan pelanggan PLN dimana setelah kegiatan apel ini, seluruh tim akan melaksanakan kegiatan migrasi yang mendapat dukungan dari SUB DENZIBANG 02-1/SKW dengan mengganti meter pasca ke prabayar di Asrama Natuna, Asrama Kodim 1202/SKW, dan Asrama Koramil sebanyak 156 bh. Pada kesempatan tersebut diingatkan selalu kepada pelaksana untuk mengutamakan K3.

Manajer PLN Area Singkawang, Sumarsono menyampaikan jika migrasi dari pasca ke prabayar ini merupakan solusi dari keluhan, dan kebutuhan dari pelanggan PLN yang menginginkan peningkatan pelayanan PLN, karena prabayar akan mendapat manfaat Bebas, Murah, Mudah dan Aman.

“Untuk itu kami berterima kasih sekali atas dukungan yang diberikan oleh para pimpinan daerah, Ibu Wali Kota Singkawang, bapak Bupati Bengkayang, bupati Sambas, dan para jajarannya serta TNI dan Polisi. Kami akan terus melaksanakan sosialisasi listrik pintar,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, manajer PLN Rayon Singkawang Kota, Urai Kurnawati menyebutkan jika tarif listrik pasca dengan prabayar adalah sama, akan tetapi kata Sumarsono tagihan prabayar lebih murah karena tidak ada biaya neban, dan pelanggan juga akan lebih terjaga privacinya karena terbebas dari petugas catat meter, dan petugas penagihan rekening, serta bebas dari kesalahan catat meter yang selama ini beberapa pelanggan merasakannya.

Pada kesempatan yang lain, bertempat di Kantor Kecamatan Galing, PLN Rayon Sambas juga melakukan hal yang sama yaitu sosialisasi listrik pintar yang dihadiri oleh Camat Galing beserta aparat kecamatan.

Camat Galing, Drs. H. Asipin, mendukung program PLN untuk meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan khususnya masyarakat Galing dengan penggunaan Listrik Pintar.

“Kami mendukung program PLN yaitu listrik pintar guna peningkatan pelayanan yang mendukung pembangunan Kab Sambas, dan sebagai bukti keseriusan dukungan kami maka kantor camat dan rumah dinas camat akan dimigrasikan ke Prabayar,” pungkasnya.

Manajer PLN Rayon Sambas, Ardiansyah Amirullahberharap semua pelanggannya dapat beralih ke listrik pintar dan lancar semuanya sehingga pelayanan pelanggan dari PLNĀ  meningkat di Kalimantan Barat terang dengan 100 persen Listrik Pintar.

Seperti diketahui, Listrik Pintar mempunyai banyak keunggulan, karena bisa menampilkan peringatan dilayar kwh meter saat terjadi indikasi ketidaknormalan instalasi, milik pelanggan sehingga keamanan listrik dapat terjaga.

Dengan kwh meter ini pelangan juga bisa melihat berapa sisa kwh meter yang ada, kwh meter ini juga memiliki pengaman terhadap indikasi arus lebih, ketika pembatas daya (MCB) gagal beroperasi, maka ada pengaman di kwh meter yang bisa menghentikan aliran listrik, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebakaran akibat hubungan singkat di instalasi rumah pelanggan.

Tujuan dilaksanakannya program ini adalah untuk memberikan kemudahan serta meningkatkan pelayanan kepada semua pelanggan PLN yang ada di Kota Singkawang, Bengkayang dan Kabupaten Sambas

Kemudahan-kemudahan yang akan dirasakan pelanggan antara lain, pelanggan dapat menghemat pemakaian listrik melalui pembelian Token sesuai dengan pilihan pelanggan. Pelanggan juga lebih mudah dalam pembelian Token diantaranya melalui PPOB, ATM dan kantor Pos, bahkan melalui ponsel pintar sudah menyediakan layanan melalui mobile banking dan sms banking, sehingga pelanggan tidak perlu keluar rumah hanya untuk membeli token listrik. kemudahan lainnya ada lah, tidak ada lagi biaya beban, biaya denda dan bebas dari kesalahan catat meter serta terjaga privacy nya karena tidak didatangi petugas PLN pencatat meter dan penagih rekening listrik.

(Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR