Diduga Bunuh Diri, Ibu Dua Anak Ini Tewas Menggantung dengan Tali Ayunan

Diduga Bunuh Diri, Ibu Dua Anak Ini Tewas Menggantung dengan Tali Ayunan

BERBAGI
Foto: Faridah yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Senin (5/2) sore/Istimewa

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Warga di jalan Jeruk 2 RT 059/RW 013 Perumnas, kelurahan Roban, kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang mendadak heboh dengan ditemukan Faridah (31) yang tewas tergantung di ruang tengah rumahnya dengan seutas tali yang biasanya digunakan untuk ayunan anaknya, pada Senin (5/2) sekira pukul 14.00 WIB.

Tetangga korban, Devi mengatakan sekira pukul 10.00 WIB kedua anak korban yang masih kecil mendatangi rumah Devi dan mengatakan jika orang tuanya sedang sakit, selanjutnya Devi mengecek ke rumah korban dan memang benar jika korban sedang sakit maag, kemudian Devi pulang denganĀ  sambil membawa anak anak korban.

Namun sekitar pukul 14.00 WIB, kedua anak korban menangis karena mau pulang untuk mencari ibunya, tetapi saat itu pintu rumah korban terkunci dari dalam, karena pintu depan terkunci Devi mencoba mengedor jendela kamar samping, dan terlihat suami korban sedang tertidur.

“Mendengar jendela kamar digedor akhirnya Dirman (34) yang merupakan suami korban bangun, saat membuka kamar untuk membuka pintu depan suami korban kaget karena melihat tubuh istrinya dalam posisi tergantung di ruang tengah dengan tali nilon yang biasanya digunakan untuk ayunan anaknya. tampak juga kursi plastik yang sudah dalam posisi telah tumbang,” ucap Devi.

Dalam kepanikannya, suami korban langsung memberitahukan ke tetangga, dan minta pertolongan dan korban diturunkan. Tidak beberapa lama Unit Inafis Polres Singkawang melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Dr Abdul Azis Singkawang untuk divisum.

Dari identitas korban yang terlihat dari SIM C menjelaskan jika korban yang bernama Faridah beralamat di Jalan Yam Sabran, Gang Jasa Ria, RT 004/RW 012, kecamatan Pontianak Timur.

(R/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY