Ingin Mendaftarkan Nomor Ijazah, Begini Kata Ditjen Belmawa

Ingin Mendaftarkan Nomor Ijazah, Begini Kata Ditjen Belmawa

BERBAGI
Foto: Kegiatan Sosialisasi Penomoran Ijazah Nasional di lantai 3 Rektorat Universitas Tanjungpura, Rabu (7/2)/thetanjungpuratimes.com

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dalam penomoran ijazah, mahasiswa yang ingin mendaftarkan ijazah harus memenuhi syarat-syarat validitas ijazah.

“Agar lebih memudahkan kerja administrasi, maka mahasiswa harus memenuhi variabel validitas agar penomoran ijazah bisa lebih mudah,” ungkap Asisten Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Didi Rustam, dalam kegiatan sosialisasi penomoran ijazah nasional di lantai 3 Rektorat Universitas Tanjungpura, Rabu (7/2).

Dalam pengisian data ijazah, juga harus perhatikan batas akhir pendaftaran.

“Jangan sampai sudah sampai deadline, baru mendaftar,” katanya.

Dia memohon untuk terus melakukan perbaikan. Administrasi juga perlu ketelitian, karena bisa jadi mahasiswa sudah mendaftar tapi nomor ijazah belum keluar. Jadi perlu evaluasi seluruh pihak. Jangan lewat belakang.

“Terbuka saja, jangan lewat Whatsapp dan sebagainya, yang akhirnya jadi kabar tidak jelas,” ujar Didi.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta mempertanyakan tentang kejadian salah tulis nama oleh administrasi kampus. Didi menjawab perlu ditelusuri dokumen-dokumen belajarnya dan membuat surat pengantar kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).

“Terkait verifikasi, semua dikerjakan oleh mesin. Jadi perlu adanya penyesuaian diri. Mengenai implementasi PIN, Peraturan Menteri mengalami transisi selama dua tahun. Jadi metode apa pun masih bisa digunakan untuk pengisian data kelulusan. Bila sudah habis masa transisi, maka harus mengikuti metode yang sudah dikeluarkan pada tahun berlakunya,” ucap Didi.

Bila terjadi masalah, bisa melakukan komunikasi dengan Ristekdikti, nantinya akan dikirim tim ahli untuk memperbaikinya.

(Bangun/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR