Kejari Sambas Launching Program Jaksa Menyapa

Kejari Sambas Launching Program Jaksa Menyapa

BERBAGI
Foto: Kajari tandatangani MoU program Jaksa Menyapa/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kepala stasiun RRI Pontianak Sofrani Razak, mengapresiasi dilaunchingnya program talkshow jaksa menyapa kerjasama RRI Sambas dan kejaksaan negeri Sambas.

Ia mengungkapkan bagaimana kelanjutan dari program jaksa menyapa ini tergantung dari pembawa acara program tersebut.

“Apa saja yang disiarkan melalui siaran RRI Sambas pada edisi pertama, kedua dan selanjutnya. Disini, kemampuan dari host atau presenter untuk mengembangkan dari program dari kejaksaan ini,” ujar Sofrani Razak,” Rabu (7/2) di Sambas.

Melalui kegiatan yang sudah digelar, dirinya berharap kegiatan serupa dapat di ikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang lainnya dikabupaten Sambas.

“Saya mengapresiasi Dinas Kominfo kabupaten Sambas, mudah-mudahan OPD yang lain bisa ditindalkanjuti seperti kejaksaan negeri Sambas,” harapnya.

Kejari Sambas Muhammad Kandi mengatakan, launching talkshow jaksa menyapa merupakan kerjasama Kejaksaan Negeri (Kejari) Sambas yang menjalin kerjasama di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara dengan RRI Sambas.

Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditujukan untuk pelayanan informasi publik, dengan program dialog interaktif “Jaksa Menyapa” yang disiarkan di Stasiun Produksi RRI Kabupaten Sambas pada frekuensi 97.7 FM

“Selaku media diseminasi informasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sambas, disiarkan sebulan sekali setiap hari Senin, pukul 10.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, dengan narasumber dari Kejaksaan Negeri Sambas,” jelasnya.

Tujuan dari nota kesepahaman ini lanjutnya, untuk meningkatkan informasi dari institusi kejaksaan sebagai aparat penegak hukum. Dalam memberikan kesadaran hukum bagi kalangan masyarakat, serta menginformasikan kegiatan tugas dan fungsi kejaksaan.

“Yang sangat penting dengan adanya siaran ini, diharapkan dapat menjadikan wadah penyampaian informasi yang akurat dan benar kepada masyarakat pendengar siaran radio di Stasiun Produksi RRI Kabupaten Sambas pada frekuensi 97.7 FM,” katanya.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Diskominfo Sambas dengan Kejari Sambas ini sebutnya, membuktikan adanya kesamaan semangat kesungguhan dan kesamaan persepsi dalam bekerjasama dan bersinergi, untuk menyediakan akses pelayanan bagi publik, sebagai bentuk upaya pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh informasi lebih mudah, terbuka dan lebih luas untuk mendukung program-program pemerintah di segala bidang.

Kandi menjelaskan jika program Jaksa Menyapa, merupakan program yang memberikan penerangan dan pengetahuan hukum, kepada masyarakat dalam bentuk dialog interaktif.
Dikutip oleh Kajari Sambas, Jaksa Agung RI HM Prasetyo menjelaskan, tujuan program Jaksa Menyapa ini untuk menciptakan transparansi antara masyarakat dengan kejaksaan melalui dialog interaktif, yang bisa didengarkan oleh seluruh masyarakat.

“Kemudian menghilangkan imej Jaksa yang negatif atau menyanggah stigma yang ada di masyarakat selama ini, bahwa Jaksa itu arogan. Selain itu, tujuannya untuk mengetahui permasalahan yang berkembang di masyarakat,” ucapnya.

Selain itu juga program Jaksa Menyapa ini diharapkan oleh Kajari, dapat menjadi wadah penyampaian informasi yang akurat dan benar kepada masyarakat pendengar RRI Sambas.

“Visi misi kerjasama Kejari Sambas dan RRI Sambas, yakni menyatu untuk memberikan informasi penegakan hukum kepada masyarakat. Peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik, akan menjangkau masyarakat terpencil,” ucapnya.

Para pendengar,katanya akan menerima informasi dari seluruh Jaksa di Kejari Sambas, dalam bekerjasama dan bersinergi untuk menyediakan akses pelayanan bagi publik, sebagai bentuk upaya pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh informasi lebih mudah, terbuka dan lebih luas, untuk mendukung program-program Pemkab Sambas di segala bidang.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR