Ternyata Seperti Ini Bentuk Pemalsuan Ijazah

Ternyata Seperti Ini Bentuk Pemalsuan Ijazah

BERBAGI
Foto: Ilustrasi ijasah palu perguruan tinggi/beritasatu.com

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Direktur Pembelajaran Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, Dr Ir Paristiyanti Nurwardani, menyebutkan ada dua macam bentuk pemalsuan ijazah.

“Pemalsuan ijazah itu ada dua, yang pertama adalah seseorang yang betul-betul memalsukan ijazah dalam artian yang sebenarnya, jadi ijazah dengan nomor ijazah orang lain dari suatu perguruan tinggi, namanya diganti menjadi nama yang bersangkutan, kemudian ijazah tersebut digunakan untuk melamar pekerjaan. Itu adalah bentuk ijazah palsu,” paparnya, Rabu (7/2).

Dirinya melanjutkan, bentuk pemalsuan ijazah yang kedua ialah ijazah yang prosesnya tidak memenuhi standar sehingga palsu juga hasilnya. Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang tidak pernah kuliah, tiba-tiba dia masuk ke suatu perguruan tinggi, kebanyakan di swasta, kemudian langsung memasukan Satuan Kredit Semester (SKS) dengan jumlah 144 SKS. Kemudian, baru belajar satu semester saja, dia sudah langsung mendapatkan Ijazah.

“Ijazahnya memang asli dari perguruan tinggi swasta tersebut, tetapi proses pembelajarannya tidak memenuhi persyaratan. Sehingga kita sebagai bangsa Indonesia, punya sarjana tetapi kompetensinya tidak seorang sarjana, karena dia tidak pernah belajar, hanya membeli ijazah dari sebuah perguruan tinggi,” tutupnya.

(Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY