Kepala Kantor BPN Sanggau Terjaring Operasi Tangkap Tangan

Kepala Kantor BPN Sanggau Terjaring Operasi Tangkap Tangan

BERBAGI
Foto : Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar menyegel ruangan VS/R

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Setelah melakukan pengintaian hampir selama sebulan, akhirnya Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar berhasil menangkap tindakan Pungutan Liar (Pungli) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupatan Sanggau berinisial VS, pada Rabu (7/2/2018).

Kronologis

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada hari Rabu tanggal 06 Februari 2018, jam 10.30 WIB, di kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sanggau di Jalan Jenderal Sudirman nomor 8, telah dilakukan OTT terhadap Kepala Kantor berinisial VS sesaat setelah menerima uang tunai Rp.20  juta rupiah dari YP sebagai Pungli diluar ketentuan yang berlaku pada Peraturan Pemerintah RI nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk pengurusan Pengecekan Sertifikat/Buku Tanah; Pemetaan; Pemecahan, Peralihan Hak (Balik Nama); Pendaftaran Hak Tanggungan; Permohonan hak dari masyarakat.

Barang bukti uang yang ditemukan di laci kerja di ruangan VS dan turut diamankan 16 orang lainnya.

Modus Operandi

Terduga Pelaku (Pejabat pada lingkup kantor BPN) meminta uang diluar ketentuan yang berlaku pada Peraturan pemerintah RI nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk memudahkan pengurusan Pengecekan Sertifikat/Buku Tanah; Pemetaan; Pemecahan, Peralihan Hak (Balik Nama); Pendaftaran Hak Tanggungan; Permohonan hak dari masyarakat dan apabila permintaan tidak dipenuhi tersangka dengan berbagai macam alasan: berkas hilang, berkas kurang lengkap, karena sibuk sehingga pengurusan menjadi lambat bahkan tidak dapat selesai/tidak terbit.

Persangkaan Pasal

Tersangka VS akan dijerat dengan pasal 12 huruf e Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUH Pidana dan pasal 3, pasal 4, pasal 5 ayat (1) UU nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Saat ini sedang dikembangkan siapa saja yg terlibat dan bertanggungjawab akan ditetapkan sebagai tersangka. Dihimbau kepada masyarakat yang merasa jadi Korban atau dirugikan agar melapor kepada Polri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh Polda Kalbar, serta belum adanya klarifikasi dari pihak BPN Sanggau terkait OTT tersebut.

(R/Muh)

Foto : Barang bukti Operasi Tangkap Tangan/R

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY