Seret Eks Istri Tanpa Busana, Ajudan Donald Trump Undur Diri

Seret Eks Istri Tanpa Busana, Ajudan Donald Trump Undur Diri

BERBAGI
Foto : Rob Porter, tengah memberikan dokumen kepada Presiden Donald Trump. Porter adalah ajudan Trump yang mengundurkan diri karena melakukan KDRT/FamousMormons-suara.com

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Sekretaris Gedung Putih Rob Porter mengajukan pengunduran diri dari jabatannya, setelah kedua mantan istrinya melayangkan tuduhan atas kasus pelecehan.

Porter, dalam pengumuman yang disampaikan oleh Sarah Huckabee Sanders pada Rabu (7/2/2018), menyangkal tuduhan itu dan menyebut aksi dua mantan istrinya tersebut memalukan dan sangat salah.

“Saya mengambil foto yang diberikan ke media hampir 15 tahun yang lalu, dan kenyataan di balik itu saat ini sama sekali tidak seperti yang sedang digambarkan. Saya telah bersikap transparan dan jujur mengenai tudingan yang jahat ini, namun saya tidak akan lagi menanggapi kampanye kotor ini di depan publik,” ujar Porter melalui surat tersebut.

“Komitmen saya untuk melayani publik dijalani atas keinginan itu sendiri,” imbuh dia, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (8/2).

Tuduhan pelecehan terhadap Porter terkuak setelah media massa Inggris Daily Mail memberitakan mantan istri kedua Porter, Jennifer Willoughby, mengaku telah mengalami perlakuan buruk pada saat keduanya sedang berbulan madu.

Willoughby menyebut Porter sempat menyeretnya saat dia sedang mandi dan dalam kondisi tak berbusana sambil melontarkan kata-kata buruk.

Kejadian itu, kata Willoughby, berakhir dengan kekerasan verbal antara keduanya.

Wanita itu juga membeberkan bahwa dia terus menerus menahan emosi selama pernikahan mereka, karena emosi Porter yang kerap meledak-ledak.

Pengungkapan pelecehan itu pun kemudian diperkuat dengan kesaksian dari Colbie Holderness, mantan istri pertama Porter.

Dia menyebut Porter telah melakukan pelecehan fisik dan psikis. Holderness mengeluarkan foto bukti yang memperlihatkan Porter pernah menonjok wajahnya saat mereka sedang berlibur di Italia.

Foto tersebut menampilkan Holderness dengan kondisi luka lebam kekuningan pada mata kirinya.

“Kami berdebat dan dia menonjok saya di muka. Dia meninggalkan jejak yang sangat kentara karena tonjokan itu, dan saya mempunyai gambar saat itu. Saya tidak bisa pergi ke polisi, karena saya takut dan saya sendirian di Italia. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan waktu itu,” tutur Holderness.

Kepada Daily Mail, kedua wanita tersebut mengakui telah ditanyai oleh FBI sebagai pemeriksaan.

Pihak Gedung Putih belum mengkonfirmasi apakah Porter telah menerima surat panggilan pemeriksaan atau belum.

Sanders menyebut, hari terakhir Porter bekerja tidak dalam waktu dekat, mengingat harus disiapkan pergantian untuk posisinya terlebih dulu.

“Ini adalah keputusan pribadi yang dibuat oleh Rob, tidak ada yang menekan dia, namun keputusan ini dibuatnya sendiri,” sebut Sanders.

Daily Mail menyebut, Porter saat ini tengah berhubungan dengan Hope Hicks, wanita yang diketahui duduk sebagai Direktur Komunikasi Donald Trump.

(Anadolu Agency/suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR