Madrid Jamu PSG di Bernabeu, Legenda Barcelona Jagokan PSG

Madrid Jamu PSG di Bernabeu, Legenda Barcelona Jagokan PSG

BERBAGI
Foto : Pemain legendaris Barcelona Xavi Hernandez menandatangani jersey Barcelona milik seorang fans/AFP

Thetanjungpuratimes.com – Kamis (15/2/2018), duel dua raksasa Eropa akan tersaji di Santiago Bernabeu. Jawara La Liga Real Madrid akan menjamu pemuncak klasemen sementara Liga Prancis, Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Bermain di depan publik sendiri dan status Madrid sebagai juara bertahan Liga Champions dua musim berturut-turut, menjadi keuntungan sendiri bagi tim besutan Zinedine Zidane. Meskipun kegagalan Madrid tampil konsisten di La Liga tidak bisa dipungkiri.

Seperti diketahui, Madrid yang merupakan juara La Liga musim lalu, saat ini masih tertahan di posisi empat klasemen sementara La Liga. Mengantongi 39 poin dari 21 laga, el Real tertinggal 19 poin dari rival abadinya Barcelona yang semakin kokoh di puncak klasemen.

Berbeda dengan Madrid, PSG saat ini berpeluang besar untuk kembali merebut mahkota Ligue 1 yang musim lalu direbut oleh AS Monaco. Bergabungnya Neymar dari Barcelona di awal musim 2017/18, menjadi solusi bagi ketajaman lini depan anak-anak asuh Unai Emery yang musim lalu sempat pasang surut.

Melirik fakta di atas, pemain legendaris Barcelona Xavi Hernandez menjagokan PSG. Menurut pemain yang pernah empat kali memenangkan trofi Liga Champions bersama Barcelona, PSG bahkan berpeluang menjadi juara kompetisi kasta tertinggi Eropa musim ini.

“Menurut saya PSG adalah tim spektakuler yang dibentuk untuk memenangkan Liga Champions,” kata Xavi.

“Menghadapi Madrid (di babak 16 besar) memang kurang menguntungkan. Pertandingan pasti berlangsung ketat, meski berdasarkan data saat ini PSG difavoritkan,” sambungnya seperti dikutip Soccerway.

“Semua orang tahu Madrid memiliki DNA kemenangan di kompetisi ini. Tapi cepat atau lambat, PSG akan memenangkan Liga Champions,” tambahnya.

(suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY