Jelang Pilgub Kalbar, Ini yang Harus Dihindari oleh ASN

Jelang Pilgub Kalbar, Ini yang Harus Dihindari oleh ASN

BERBAGI
Foto: Asisten Pemerintahan Setda Kapuas Hulu, Frans Leonardus/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Dalam momen Pemilihan Umum (Pemilu), aparatur negara seperti TNI-Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan netral. Bahkan dalam aturan terbaru lebih ketat, di media sosial (Medsos) seperti facebook dan lainnya, ASN tidak boleh komen bahkan nge-like postingan pasangan calon (Paslon) yang berkompetisi dalam pemilu.

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kapuas Hulu, Frans Leonardus, mengatakan baru-baru ini dirinya mengikuti rapat kerja terkait Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).

“Pada pilgub dan wagub, aparatur sipil dilarang melakukan politik praktis apalagi kampanye. Kemudian harus hindari isu SARA yang memicu perpecahan,” ujarnya, Minggu (11/2).

ASN, tegasnya tidak boleh ikut kegiatan kampanye serta foto bersama kandidat. Bahkan di Medsos harus hindari ikut berpolitik.

“Ngelike di Medsos juga dilarang, ini haus disosialisasikan pada sesama ASN,” tegas Adus.

Ia juga menjelaskan untuk Pilkada Kalbar indek kerawanan pemilu di Kapuas Hulu termasuk kategori rawan, dari rangking ke tiga jadi rengking pertama.

“Tapi kita harus usaha dan upaya agar ini berjalan bai. Walau selama ini aman dan baik dalam penyelenggaraan pemilu, harus tetap ketat dalam pengawasan,” pungkasnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY