Penyerangan Gereja, PC PMII Pontianak: Peristiwa Itu Melukai Umat Beragama

Penyerangan Gereja, PC PMII Pontianak: Peristiwa Itu Melukai Umat Beragama

BERBAGI
Foto: Abdul Wesi Ibrahim, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pontianak/ Istimewa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pontianak, Abdul Wesi Ibrahim, menyesalkan penyerangan yang terjadi di Gereja St Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta, saat pelaksanaan ibadah Misa pada Minggu (11/2) pagi.

Wesi menilai, kejadian tersebut melukai umat beragama dan mengganggu rasa kerukunan antar agama.

“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut, bahkan kami mengutuk keras pelakunya. Apapun tujuan penyerangan itu, tidak akan mudah dimaafkan,” kata Wesi.

Dirinya mengatakan, kejadian ini harus ditindaklanjuti dengan tegas. Sebagai umat yang sama-sama memiliki hak menjalankan ibadah, maka harus saling menjaga kerukunan dan menghargai.

“Apapun motifnya bila mengganggu pelaksanaan ibadah semua elemen harus tegas menolak itu. Tidak hanya itu, terkhusus sebagai warga Kalimantan Barat, kita harus bersama-sama membangung rasa kebersamaan dalam menolak tindak kekerasan dalam motif apapun. Begitupun di sisi lain kita harus mencintai rasa persatuan dan kesatuan antar umat, agar tercipta negara dan daerah yang damai, tentram, dan bersahaja,” ujarnya.

(R/Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR